Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Harga Emas Hari Ini Kembali Gagal Tembus US$1.800 Gara-Gara Dolar
shareIcon

Harga Emas Hari Ini Kembali Gagal Tembus US$1.800 Gara-Gara Dolar

5 May 2021, 2:09 AM·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
Harga Emas Hari Ini Kembali Gagal Tembus US$1.800 Gara-Gara Dolar

Harga emas di pasar spot pada hari ini, Senin (3/5) pukul 08.45 WIB, melemah 0,01% ke US$1.778,8 per ons. Pelemahan juga terjadi di pasar COMEX sebesar 0,17% ke angka US$1.779,1 per ons.

Lesunya harga logam mulia disebabkan oleh menguatnya salah satu musuh bebuyutan emas, yakni dolar AS. Pada hari ini, nilai indeks dolar AS berada di posisi 91,23, atau menguat 0,20 basis poin dibandingkan kemarin.

Kenaikan nilai dolar AS akan menghantam permintaan emas. Sebab, harga emas akan menjadi lebih mahal bagi investor yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut. Alhasil, permintaan logam mulia akan melorot, dan kemudian melunturkan harganya.

Meski demikian, lawan sengit emas lainnya, yakni obligasi pemerintah AS, sepertinya terlihat adem ayem dalam sehari terakhir. Pada pagi ini, tingkat imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun berada di angka 1,59%, atau melorot 0,02 persen poin dibanding kemarin.

Stagnannya tingkat yield ini disebabkan oleh meningkatnya optimisme ekonomi AS, yang ditandai dengan data permintaan pabrik yang menanjak 1,1% di Maret.

Baca juga: Harga Emas Pagi Ini Nyaris Tembus US$1.800 Berkat Obligasi dan Dolar AS

Sentimen Lain Harga Emas Hari Ini

Selama sehari terakhir, harga emas sempat terpelanting setelah Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan bank sentral AS The Fed perlu meningkatkan suku bunga acuannya. Tujuannya, demi mencegah ekonomi AS yang overheating pasca penggelontoran sederet stimulus jumbo.

Ucapan yang disampaikan Yellen pada acara The Atlantic’s Future Economy Summit ini sontak langsung mengerek tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS. Di mana, hal itu juga berujung ke pelemahan harga emas.

Namun beberapa saat setelahnya, Yellen mengklarifikasi ucapannya dengan mengatakan bahwa dirinya “sama sekali tidak merekomendasikan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan”. Sementara itu, ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa ekonomi AS memang sudah bergerak ke arah perbaikan, namun belum sepenuhnya pulih.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Perlahan Menguat Setelah Akhir Pekan ‘Berdarah’

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: ReutersBloombergCNBC

Ditulis oleh
channel logo

Adi Putro

Right baner

Adi Putro

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
daily news
Daily News - 28 Agustus 2023
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1