Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Weekly Review - Saham AS 26 Januari 2024
shareIcon

Weekly Review - Saham AS 26 Januari 2024

26 Jan 2024, 5:30 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Weekly Review - Saham AS 26 Januari 2024

S&P 500 menguat 6 hari berturut-turut hingga saham Tesla anjlok, turun ke 11%. Simak selengkapnya dalam Weekly Review berikut ini!

Saham AS Sepekan

1. PDB AS AS Tumbuh 3,3% pada Kuartal Akhir 2023

PDB AS tumbuh sebesar 3,3% pada kuartal keempat 2023, melampaui perkiraan 2%.

Pertumbuhan ini didorong oleh belanja konsumen yang kuat, yang naik 2,8%.

Investasi bisnis dan perumahan juga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan tersebut.

Inflasi inti, yang merupakan ukuran inflasi yang lebih stabil, naik 2% pada kuartal keempat, sejalan dengan target Federal Reserve.

Pertumbuhan ekonomi AS pada tahun 2023 secara keseluruhan mencapai 2,5%, lebih tinggi dari perkiraan 2%.

2. S&P 500 Menguat 6 Hari Berturut-turut Didorong Data PDB yang Kuat

Indeks saham S&P 500 dan Nasdaq ditutup lebih tinggi untuk hari keenam berturut-turut, didukung oleh data ekonomi yang kuat dan laporan keuangan perusahaan yang sebagian besar positif.

Data produk domestik bruto (PDB) AS menunjukkan ekonomi AS tumbuh sebesar 3,3% pada kuartal keempat, jauh lebih tinggi dari ekspektasi.

Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti, yang lebih disukai oleh Federal Reserve untuk menilai inflasi, naik 2% secara kuartalan.

Saham Tesla, favorit investor ritel, anjlok lebih dari 12% setelah produsen kendaraan listrik ini mengumumkan hasil kuartal keempat yang mengecewakan.

IBM melonjak lebih dari 9% setelah perusahaan teknologi ini melaporkan laba dan pendapatan yang disesuaikan melebihi prediksi analis.

Transaksi Indeks S&P 500 di Sini!

3. Harga Minyak Mentah Menguat Tajam ke Level Tertinggi 2 Bulan Usai Stok AS Turun

Harga minyak mentah berjangka melonjak pada Kamis ke level tertinggi sejak akhir November setelah data pemerintah menunjukkan penurunan cadangan dan produksi minyak mentah AS yang jauh lebih besar dari perkiraan.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret naik US$2,27 atau 3%, ditutup pada US$77,36 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak Brent untuk pengiriman Maret, patokan global, naik US$2,39 atau 3%, ditutup pada US$82,43 per barel di ICE Futures Europe.

Bensin Februari naik 2,5% menjadi US$2,26 per galon, sementara minyak pemanas Februari naik 4,2% menjadi US$2,80 per galon.

Gas alam untuk pengiriman Februari turun hampir 2,7% menjadi US$2,57 per juta British thermal unit.

4. Microsoft PHK 1.900 Karyawan Divisi Game, Termasuk Presiden Blizzard

Microsoft melakukan PHK terhadap 1.900 karyawan di divisi game-nya, termasuk Presiden Blizzard, Mike Ybarra.

Asal tahu saja, PHK yang dilakukan Microsoft ini merupakan pukulan telak bagi industri game.

PHK ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Microsoft mengakuisisi Activision Blizzard senilai US$68,7 miliar.

Keputusan ini merupakan bagian dari "rencana eksekusi dengan struktur biaya yang berkelanjutan" setelah akuisisi tersebut.

PHK ini merupakan bagian dari tren PHK yang sedang terjadi di industri game.

Sejauh ini, tahun 2024 telah menjadi tahun yang berat bagi industri game, dengan beberapa perusahaan besar, seperti Riot Games, Unity, Discord, dan Twitch, telah melakukan PHK.

Menurut developer dan konsultan game, Rami Ismail, sekitar 5.600 karyawan game telah di-PHK sejauh ini pada tahun 2024.

Ini lebih dari setengah dari total PHK di industri game pada tahun 2023.

Transaksi Saham MSFT di Sini!

5. Saham Tesla Anjlok, Hilangkan Rp 1.144 Triliun dari Nilai Pasar

Saham Tesla anjlok hingga 11% pada Kamis, menghapus Rp 1.144 triliun dari nilai pasar perusahaan.

Penurunan ini disebabkan oleh peringatan Tesla tentang perlambatan pertumbuhan penjualan mobil listrik dan ancaman eksistensial dari rival China.

Tesla mengatakan pertumbuhan penjualannya tahun ini "mungkin jauh lebih rendah" dari tahun lalu, karena mereka melanjutkan pengembangan kendaraan "generasi berikutnya".

Perusahaan juga melaporkan keuangan kuartal terakhir yang mengecewakan, dengan laba per saham yang disesuaikan turun 40% dari tahun sebelumnya.

Transaski Saham TSLA di Sini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Dewi A Zuhriyah

Right baner

Dewi A Zuhriyah

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
daily news
Daily News - 28 Agustus 2023
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1