Kenapa top up VA saya gagal di Pluang?
Top up VA paling sering gagal karena salah satu dari tiga hal: kamu transfer ke nomor VA Permata lama, yang sudah tidak berlaku; kamu transfer ke nomor VA Bank INA, yang sedang tidak tersedia; atau kamu transfer ke BCA VA, BRI VA, atau Mandiri VA dari bank yang berbeda. Lihat tabel di bawah.
| Gejala / Kondisi | Kemungkinan Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Transfer ke nomor VA yang pernah kamu gunakan gagal atau ditolak | Itu nomor VA Permata atau VA Bank INA lama — VA Permata sudah tidak tersedia, dan VA Bank INA sedang tidak tersedia | Mulai top up baru dari aplikasi Pluang (Dompet → pilih saldo selain RDN → Top Up → pilih bank kamu) lalu ikuti instruksi yang tampil |
| Aplikasi bank menolak transfer atau menampilkan error sebelum selesai | Rekening pengirim dari bank yang berbeda dari BCA VA, BRI VA, atau Mandiri VA tujuan (misalnya transfer ke BCA VA dari rekening Mandiri) | Gunakan rekening di bank yang sama dengan VA-nya. Jika bank kamu bukan BCA, BRI, atau Mandiri, gunakan Transfer Langsung BCA (minimal Rp500.000), QRIS, atau GoPay |
| Transfer selesai di sisi bank, tapi Pluang tidak menampilkan catatan | Kamu mungkin menggunakan nomor VA lama yang tersimpan di riwayat m-banking | Selalu salin nomor VA yang saat ini ditampilkan di aplikasi; hubungi Pluang Care dengan bukti transfer jika ini terjadi |
| Transfer entah bagaimana selesai di bawah Rp10.000 (jarang terjadi — sebagian besar bank memblokir transfer di bawah Rp10.000) | Nominal di bawah minimum top up VA Pluang | Sebagian besar bank tidak memproses transfer di bawah Rp10.000, jadi ini jarang terjadi. Jika transfer di bawah Rp10.000 tetap terjadi, mengirim top up baru ≥Rp10.000 adalah transaksi terpisah dan tidak mengembalikan dana di bawah minimum sebelumnya — hubungi Pluang Care dengan bukti transfer untuk menelusurinya |
| Top up ditolak karena rekening pengirim bukan atas nama kamu | Nama rekening tidak sesuai dengan nama terdaftar Pluang, sehingga top up langsung ditolak | Hubungi Pluang Care — jangan kirim ulang dari rekening yang sama |
Jika masalah belum teratasi:
Hubungi tanya@pluang.com dengan nama terdaftar, email, nomor HP, dan screenshot transaksi yang gagal atau tidak jelas (nomor referensi, tanggal/jam, nominal, nomor VA tujuan).
Pertanyaan terkait:
Q: Apakah top up VA yang gagal berbeda dengan yang hanya tertunda?
Ya. Gagal biasanya berarti transfer ditolak atau tidak terhubung dengan benar (sering karena bank atau nomor yang salah); tertunda berarti transfer berhasil tapi belum masuk ke saldo kamu. Lihat FAQ terkait "top up belum masuk" untuk panduan soal keterlambatan.
Q: Saya top up ke nomor VA Permata lama — apa yang harus saya lakukan?
VA Permata sudah tidak tersedia, jadi nomor VA Permata yang lama sudah tidak berlaku dan top up ke nomor tersebut akan otomatis gagal atau tertolak. Mulai top up baru dari aplikasi Pluang dan ikuti instruksi yang tampil. Jika aplikasi bank menunjukkan dana sudah keluar dari rekening kamu, hubungi Pluang Care dengan bukti transfer.
Q: Saya top up ke nomor VA Bank INA — apa yang harus saya lakukan?
VA Bank INA sedang tidak tersedia. Jika aplikasi bank menunjukkan dana sudah keluar dari rekening kamu, hubungi Pluang Care dengan bukti transfer agar tim bisa mengeceknya. Untuk top up berikutnya, gunakan metode yang tampil di aplikasi Pluang.
Q: Kenapa bank saya menolak transfer sebelum sampai ke Pluang?
Ini biasanya terjadi saat kamu transfer ke nomor BCA VA, BRI VA, atau Mandiri VA dari bank yang tidak sesuai — misalnya mencoba mengirim ke nomor BCA VA dari rekening non-BCA. Jika bank kamu bukan BCA, BRI, atau Mandiri, gunakan Transfer Langsung BCA, QRIS, atau GoPay.
Q: Apakah top up yang gagal tetap memotong saldo rekening bank saya?
Jika aplikasi bank kamu menampilkan transfer sebagai gagal atau ditolak, dana biasanya tidak terpotong. Jika dana sudah keluar dari rekening kamu tapi tidak sampai ke Pluang, segera hubungi Pluang Care dengan bukti transfer.
Q: Informasi apa yang mempercepat investigasi CS untuk top up VA yang gagal?
Nama terdaftar, email, nomor HP, dan screenshot yang jelas dari percobaan transaksi di aplikasi bank kamu, termasuk pesan error yang muncul.