Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Mengapa Saldo Dompet Margin Saya 0 Setelah Terlikuidasi di Crypto Futures Pluang?

Pada Cross Margin, saldo dompet margin kamu menjadi 0 setelah likuidasi karena likuidasi menyerap saldo USDT bersama yang menopang semua posisi Cross kamu, sehingga saldo di-reset menjadi 0 dan kerugiannya tercatat di Realised P&L kamu. Saat posisi terlikuidasi, bursa menutup posisi tersebut secara otomatis dan lembaga kliring, Kliring Komoditi Indonesia (KKI), mengambil alih posisi itu; sisa keuntungan atau kerugian dari posisi yang terlikuidasi masuk ke Insurance Fund milik bursa, yang dikelola oleh KKI. Pada Isolated Margin, kamu hanya kehilangan margin yang dialokasikan untuk posisi tersebut dan sisa saldo kamu tidak terdampak — jadi jika saldo kamu menunjukkan 0 setelah likuidasi isolated, biasanya itu berarti seluruh margin kamu ada di posisi tersebut, atau posisi kamu yang lain juga sudah tertutup. Likuidasi tidak bisa dibatalkan; untuk trading lagi, tambahkan USDT ke dompet margin kamu terlebih dahulu.


  • Likuidasi Cross Margin me-reset saldo menjadi 0 — pada Cross Margin, seluruh saldo margin USDT kamu menopang semua posisi Cross kamu, sehingga likuidasi menyerap saldo bersama tersebut. Saldo di-reset menjadi 0 dan kerugiannya tercatat di Realised P&L kamu.
  • Bursa menutup posisi yang terlikuidasi — posisi ditutup secara otomatis dan lembaga kliring, Kliring Komoditi Indonesia (KKI), mengambil alih posisi tersebut. Sisa keuntungan atau kerugian dari posisi yang terlikuidasi masuk ke Insurance Fund milik bursa, yang dikelola oleh KKI, bukan kembali ke dompet kamu.
  • Isolated Margin membatasi kerugian pada satu posisi — kamu hanya kehilangan margin yang dialokasikan untuk posisi yang terlikuidasi, dan sisa saldo kamu tidak terdampak. Jika saldo kamu menunjukkan 0 setelah likuidasi isolated, biasanya itu berarti seluruh margin kamu ada di posisi tersebut, atau posisi kamu yang lain juga sudah tertutup.
  • Prosesnya otomatis dan tidak bisa dibatalkan — likuidasi dieksekusi secara otomatis begitu terpicu, sehingga tidak ada langkah terpisah atau masa tenggang untuk membatalkannya. Untuk trading lagi, tambahkan USDT ke dompet margin kamu terlebih dahulu.
  • Kamu bisa memperkecil kemungkinan ini terjadi dengan memantau level margin kamu terhadap ambang Initial Margin Call (di atas 50%) dan Final Margin Call (di atas 75%), serta menutup atau menyesuaikan posisi sebelum mendekati harga likuidasi.

Pertanyaan terkait:

Q: Apa itu Insurance Fund?
Insurance Fund adalah dana milik bursa, yang dikelola oleh KKI, untuk membantu menyerap kekurangan dari posisi yang terlikuidasi sehingga trader lain tidak perlu menanggungnya. Dana ini terdiri dari dua lapisan: security deposit yang disetor oleh setiap broker, yang dipisahkan per broker, dan dana bersama yang dimodali awal oleh KKI dan ditambah dari surplus likuidasi. Sisa keuntungan atau kerugian dari posisi yang terlikuidasi masuk ke dana ini dan tidak dikembalikan ke pengguna yang terlikuidasi.

Q: Apakah ini berarti saya rugi lebih banyak dari yang diperkirakan?
Tidak, kerugian kamu tetap mengikuti mode margin yang digunakan. Pada posisi Isolated Margin, kerugian kamu tetap dibatasi sebesar margin yang dialokasikan untuk posisi tersebut — tidak lebih. Pada posisi Cross Margin, likuidasi menyerap saldo margin USDT bersama kamu, itulah sebabnya saldonya menunjukkan 0. Kerugian tersebut tercatat satu kali di Realised P&L kamu; kamu tidak dikenakan dua kali.

Q: Bisakah saya mendapatkan kembali saldo yang hilang tersebut?
Tidak. Likuidasi tidak bisa dibatalkan, dan saldo yang hilang karenanya tidak dikembalikan ke dompet margin kamu. Ini berlaku terlepas dari mode margin, jenis order, atau seberapa cepat kamu menyadari likuidasi tersebut terjadi. Satu-satunya cara mencegahnya adalah bertindak sebelum likuidasi terpicu, bukan sesudahnya. Untuk trading lagi, tambahkan USDT ke dompet margin kamu terlebih dahulu.

Q: Bagaimana cara menghindari hal ini ke depannya?
Pantau level margin kamu secara rutin dan jadikan ambang Initial Margin Call di atas 50% sebagai sinyal untuk menambah margin atau mengurangi eksposur, karena membiarkannya melewati 75% hanya menyisakan order tutup atau kurangi posisi. Menggunakan Isolated Margin pada posisi berisiko lebih tinggi juga membatasi seberapa besar saldo kamu yang bisa terdampak likuidasi, dibandingkan eksposur bersama pada Cross Margin.

Q: Apakah mode margin mengubah apa yang terjadi saat likuidasi itu sendiri?
Ya. Isolated Margin mengisolasi risiko hanya pada margin yang dialokasikan untuk posisi tersebut, sehingga likuidasi pada satu posisi Isolated tidak menyentuh kepemilikan kamu yang lain. Cross Margin membagi risiko ke seluruh saldo Futures kamu, artinya likuidasi bisa menarik dana yang terikat pada posisi Cross Margin lain yang terbuka. Kamu bisa menjalankan Isolated Margin pada satu kontrak dan Cross Margin pada kontrak lain secara bersamaan, karena mode margin diatur per kontrak, bukan per akun.