Apa itu RDN di Pluang dan bagaimana keamanan dananya?
RDN (Rekening Dana Nasabah) adalah rekening bank khusus atas nama investor yang digunakan untuk menampung dana investasi saham. Di Pluang, RDN dibuka secara otomatis saat kamu mendaftar akun saham. Dana di RDN terpisah sepenuhnya dari dana operasional Pluang dan terlindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank.
Fakta penting tentang RDN di Pluang
- RDN terdaftar atas nama kamu sendiri — bukan atas nama Pluang
- Dana di RDN disimpan di bank kustodian yang ditunjuk, terpisah dari aset Pluang
- Perlindungan LPS: hingga Rp2 miliar per nasabah per bank
- Dana RDN hanya bisa digunakan untuk transaksi saham di BEI — tidak bisa diakses oleh Pluang untuk keperluan lain
- Bank mitra RDN Pluang: BCA atau Bank Jago. Kamu bisa memilih bank RDN yang diinginkan saat pembukaan akun. RDN Bank Jago memberikan imbal hasil 2% per tahun atas saldo yang mengendap; RDN BCA tidak memberikan imbal hasil.
Pertanyaan terkait:
Q: Apakah RDN dan rekening bank biasa saya berbeda?
Ya. RDN adalah rekening khusus yang hanya digunakan untuk investasi saham, terpisah dari rekening tabungan biasa kamu.
Q: Apa yang terjadi dengan dana RDN jika Pluang bangkrut?
Dana RDN tersimpan atas nama kamu di bank mitra dan terpisah dari aset Pluang. Jika Pluang tutup, dana RDN tetap aman dan bisa dikembalikan kepada nasabah.
Q: Apakah dana RDN mendapat bunga?
Tergantung bank RDN yang kamu pilih. Jika RDN-mu di Bank Jago, saldo RDN mendapat imbal hasil 2% per tahun. Jika di BCA, RDN tidak menghasilkan imbal hasil.
Q: Bagaimana cara cek saldo RDN saya di Pluang?
Saldo RDN dapat dilihat langsung di halaman beranda atau portofolio aplikasi Pluang.








