Perbedaan Stable dan Tether USDT: Stable diperdagangkan di Rp462,82 (kapitalisasi pasar Rp8,36T, volume 24 jam Rp304,79M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp18.035 (kapitalisasi pasar Rp3.298,27T, volume 24 jam Rp1.139,82T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 394,5× kapitalisasi pasar Stable, dan suplai beredar Stable 18B STABLE dibanding 182,7B USDT milik Tether USDT. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Stable selama 6 Hari dan Tether USDT selama 91 Hari.
| STABLE | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,36T | Rp3.298,27T |
Volume (24h) | Rp304,79M | Rp1.139,82T |
Suplai yang Beredar | 18B STABLE | 182,7B USDT |
Typical Hold Time | 6 Hari | 91 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Stable adalah blockchain Layer-1 berkecepatan tinggi untuk kebutuhan finansial nyata, penyelesaian institusional, dan transaksi skala konsumen. Jaringan ini menggunakan USDT sebagai gas, menghadirkan jaminan blockspace deterministik, serta arsitektur validator yang berfokus pada keandalan, transparansi, dan imbal hasil berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STABLE →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →