Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Dividen Saham BBNI 1 Lot: Per Lembar & Jadwal
shareIcon

Dividen Saham BBNI 1 Lot: Per Lembar & Jadwal

21 Oct 2026, 5:42 PM
·
Waktu baca: 8 menit
shareIcon
dividen-saham-bbni-1-lot
Berapa harga 1 lot dan dividen saham BBNI hari ini? Simak cara hitung, jadwal cum date, dan cara beli saham BBNI di Pluang.

1 lot saham BBNI (100 lembar) mendapat dividen tunai Rp34.941 dari dividen tahun buku 2025. Per 20 Oktober 2026, BNI menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp349,41 per saham (total Rp13,02 triliun, payout ratio 65% dari laba bersih 2025), yang dibayarkan pada 7 April 2026 (sumber: bni.co.id; Bisnis.com, 16 Maret 2026). Pluang menghadirkan layanan Saham Indonesia melalui kerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas dan PT Sarana Santosa Sejati selaku Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek (PPE) Level II, yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pluang sendiri merupakan platform multi-aset yang memungkinkan kamu berinvestasi pada Saham Indonesia, Saham AS, emas, reksa dana, dan kripto dalam satu aplikasi.

1 Lot Saham BBNI Dapat Dividen Berapa? Jawaban Singkat

•      1 lot saham BBNI (100 lembar) mendapat dividen tunai Rp34.941 dari dividen tahun buku 2025 sebesar Rp349,41 per saham, dan kamu bisa membeli saham BBNI mulai dari 1 lot melalui Pluang.

•      Dividen tahun buku 2025 dibayarkan pada 7 April 2026, dengan cum date 17 Maret 2026 di pasar reguler dan negosiasi (sumber: bni.co.id; Bisnis.com, 16 Maret 2026).

•      Payout ratio dividen BBNI tahun buku 2025 sebesar 65% dari laba bersih, sama dengan rasio tahun buku 2024 (sumber: bni.co.id).

Apa Itu 1 Lot Saham dan Kenapa Penting Diketahui

1 lot saham adalah satuan minimum pembelian saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu 100 lembar saham per lot. Aturan ini berlaku untuk semua saham yang tercatat di BEI, termasuk BBNI, sehingga nilai transaksi minimum dan perhitungan dividen per lot menjadi acuan utama bagi investor ritel.

Karena dividen diumumkan per lembar saham, investor perlu mengalikan angka tersebut dengan 100 untuk mengetahui dividen per lot yang akan diterima. Untuk Saham Indonesia, minimum pembelian di Pluang juga mengikuti ketentuan ini, yaitu 1 lot (100 lembar).

Profil Singkat PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

BBNI adalah kode saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, bank milik negara yang tercatat di BEI sejak 25 November 1996 sebagai bank BUMN pertama yang melantai di bursa (sumber: indonesia-investments.com).

Pemerintah Republik Indonesia tercatat sebagai pemegang saham pengendali BBNI dengan kepemilikan sekitar 60,61%, sementara sisanya dimiliki publik (sumber: indonesia-investments.com — tanggal per data tidak dicantumkan eksplisit pada sumber, lihat catatan flag). BBNI melakukan stock split dengan rasio 1:2 pada Oktober 2023, sehingga jumlah saham beredar bertambah dan harga per saham menyesuaikan (sumber: Bisnis.com, 2023).

Dividen Tahun Buku 2025: Rp349,41 per Saham

Dalam RUPST yang diumumkan 10 Maret 2026, BNI menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp13,02 triliun atau Rp349,41 per saham, setara 65% dari laba bersih 2025, sebagaimana tercantum pada laman resmi Informasi Saham & Obligasi BNI. Jadwalnya sebagai berikut (sumber: Bisnis.com, 16 Maret 2026):

•      Cum date pasar reguler & negosiasi: 17 Maret 2026

•      Ex date pasar reguler & negosiasi: 25 Maret 2026

•      Cum date pasar tunai: 26 Maret 2026

•      Ex date pasar tunai: 27 Maret 2026

•      Recording date (DPS): 26 Maret 2026

•      Tanggal pembayaran: 7 April 2026

Tabel Rincian Dividen BBNI per Lembar dan per Lot (100 Lembar)

Jenis Dividen

Per Saham

Per Lot (100 Lembar)

Tanggal Pembayaran

Dividen Tunai Tahun Buku 2025

Rp349,41

Rp34.941

7 April 2026

Data per 20 Oktober 2026. Sumber: bni.co.id (Informasi Saham & Obligasi — Dividen); Bisnis.com, 16 Maret 2026.

Pola pembagian dividen BBNI ini mirip dengan bank BUMN lain yang juga rutin membagikan dividen tunai tiap tahun, seperti dapat dilihat pada artikel dividen saham BBCA per lot untuk perbandingan.

Cara Menghitung Dividen yang Akan Diterima dari Saham BBNI

Rumus dasarnya: dividen per saham dikalikan jumlah lembar saham yang kamu miliki. Jika kamu memiliki 5 lot (500 lembar) saham BBNI, maka dividen tahun buku 2025 yang diterima adalah Rp349,41 x 500 lembar = Rp174.705 (sebelum pajak). Perlu diingat, dividen tunai yang diterima investor dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) final sesuai ketentuan yang berlaku.

Yield Dividen BBNI Dibanding Harga Saham Saat Ini

Berdasarkan harga penutupan BBNI pada 20 Oktober 2026 di Rp3.220 per saham dan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp349,41 per saham, yield dividen BBNI saat ini berada di kisaran 10,85% (sumber: Kontan, 21 Oktober 2026 — harga penutupan; bni.co.id — dividen per saham). Yield ini bersifat indikatif dan akan berubah mengikuti pergerakan harga saham BBNI di pasar.

Bagaimana Histori Dividen BBNI 5 Tahun Terakhir?

Tahun Buku

Dividen per Saham (Rp)

Payout Ratio

Tanggal Pembayaran

2021

146,29

25%

14 April 2022

2022

392,78

40%

14 April 2023

2023

280,49

50%

2 April 2024

2024

374,06

65%

25 April 2025

2025

349,41

65%

7 April 2026

Sumber: bni.co.id (Informasi Saham & Obligasi — Dividen). Catatan: BNI melakukan stock split rasio 1:2 pada Oktober 2023, sehingga dividen per saham sebelum dan sesudah periode tersebut tidak dapat dibandingkan secara apple-to-apple tanpa memperhitungkan penambahan jumlah saham beredar.

Kenapa Saham BBNI Sempat Anjlok ke Level Terendah dalam Beberapa Tahun Terakhir?

Pada pertengahan Oktober 2026, saham-saham bank besar di BEI — termasuk BBNI, BBCA, BBRI, dan BMRI — mengalami tekanan jual tajam setelah MSCI membuka periode konsultasi publik mengenai kemungkinan penurunan klasifikasi pasar Indonesia dari status Emerging Market menjadi Standalone Market. Konsultasi ini berlangsung hingga 30 April 2027, dengan keputusan final dijadwalkan pada 30 Juni 2027 (sumber: Investing.com, 16 Oktober 2026; Katadata, 16 Oktober 2026).

Pada 16 Oktober 2026, saham BBNI sempat anjlok lebih dari 12% secara intraday ke kisaran Rp2.860–Rp2.980 per saham. Sepanjang tahun 2026, saham BBNI tercatat melemah hingga 26,32% secara year-to-date per 20 Oktober 2026 (sumber: Kontan, 21 Oktober 2026). Perlu dicatat, dua bank besar lain — BBCA dan BBRI — secara spesifik dilaporkan menyentuh level terendah dalam 5 tahun terakhir pada periode tekanan jual yang sama (sumber: Katadata, 8 Juni 2026 & Juni 2026).

Tekanan pada saham BBNI kemudian mereda. Pada 20 Oktober 2026, saham BBNI rebound 8,78% ke Rp3.220 per saham, didukung oleh aksi buyback saham BNI senilai hingga Rp627 miliar (maksimal 20% dari modal disetor, periode eksekusi hingga 26 Oktober 2026) serta pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 5,65% pada hari yang sama, menyusul respons otoritas bursa terkait transparansi pasar (sumber: Kontan, 21 Oktober 2026).

Karena harga saham BBNI masih bergerak fluktuatif pasca isu MSCI ini, kamu disarankan memantau pergerakan harganya secara berkala sebelum memutuskan membeli — kamu bisa cek harga dan data saham BBNI di Pluang untuk data terkini.

Faktor yang Memengaruhi Besaran Dividen BBNI ke Depan

•      Kinerja laba bersih BNI pada tahun berjalan — payout ratio dividen BBNI historis bergerak di kisaran 25%–65% dari laba bersih (sumber: bni.co.id).

•      Kebijakan RUPS dan arahan pemegang saham pengendali (Pemerintah Republik Indonesia).

•      Kondisi makroekonomi dan sektor perbankan, termasuk tekanan eksternal seperti wacana reklasifikasi indeks MSCI yang memengaruhi sentimen pasar.

•      Kebutuhan permodalan bank untuk ekspansi kredit dan pemenuhan rasio kecukupan modal (CAR).

Kelebihan dan Risiko Investasi Saham untuk Dividen

Investasi saham untuk dividen menawarkan potensi pendapatan rutin selain potensi kenaikan harga (capital gain), namun tetap memiliki risiko yang perlu dipahami investor sebelum memutuskan membeli:

•      Harga saham dapat berfluktuasi sewaktu-waktu akibat kondisi pasar, kinerja emiten, maupun faktor eksternal seperti perubahan klasifikasi indeks global — seperti yang terjadi pada saham perbankan besar menyusul wacana downgrade MSCI pada Oktober 2026.

•      Nilai dan jadwal dividen dapat berubah, ditunda, atau tidak dibagikan sama sekali pada tahun-tahun mendatang, tergantung kinerja keuangan dan keputusan RUPS BNI.

•      Kinerja harga saham dan riwayat dividen di masa lalu tidak menjamin hasil yang sama di masa depan.

Produk Saham Indonesia termasuk produk investasi berisiko yang nilainya dapat naik maupun turun. Pastikan kamu memahami profil risiko dan tujuan investasi sebelum membeli saham BBNI atau saham lainnya.

Cara Membeli Saham BBNI di Pluang

•      Unduh aplikasi Pluang dan buat akun, lalu selesaikan verifikasi data diri (KYC).

•      Aktifkan fitur Saham Indonesia dan lengkapi dokumen yang diperlukan untuk pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN).

•      Cari kode saham BBNI pada menu pencarian aset Saham Indonesia di aplikasi Pluang.

•      Masukkan jumlah lot yang ingin dibeli (minimum 1 lot/100 lembar), lalu konfirmasi transaksi.

Pelajari juga produk Saham Indonesia lainnya melalui halaman Saham Indonesia di Pluang sebelum menentukan pilihan investasi.

Kesimpulan

1 lot saham BBNI (100 lembar) mendapat dividen tunai Rp34.941 dari dividen tahun buku 2025 sebesar Rp349,41 per saham, dibayarkan 7 April 2026 dengan payout ratio 65% dari laba bersih. Harga saham BBNI sempat tertekan signifikan pada Oktober 2026 akibat wacana downgrade klasifikasi pasar MSCI, namun telah menunjukkan rebound didukung aksi buyback dan pemulihan pasar. Sebelum membeli saham BBNI, pastikan kamu memahami profil risiko, riwayat dividen, serta pergerakan harga terkininya.

Pertanyaan Umum (FAQ)

1 lot saham BBNI dapat dividen berapa?

1 lot saham BBNI (100 lembar) mendapat Rp34.941 dari dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp349,41 per saham, dibayarkan 7 April 2026 (sumber: bni.co.id).

Berapa lembar saham dalam 1 lot BBNI?

1 lot saham BBNI sama dengan 100 lembar saham, mengikuti aturan satuan minimum transaksi saham di Bursa Efek Indonesia yang berlaku untuk semua emiten.

Kapan BBNI membagikan dividen tahun buku 2025?

BNI membayarkan dividen tahun buku 2025 pada 7 April 2026, dengan cum date 17 Maret 2026 di pasar reguler dan negosiasi (sumber: bni.co.id; Bisnis.com).

Kenapa harga saham BBNI sempat anjlok ke level terendah dalam beberapa tahun pada Oktober 2026?

Saham BBNI tertekan isu konsultasi downgrade klasifikasi pasar RI oleh MSCI, turun hingga 26,32% secara year-to-date per 20 Oktober 2026, sebelum rebound 8,78% didukung buyback BNI (sumber: Kontan).

Berapa yield dividen BBNI saat ini?

Berdasarkan harga Rp3.220 per saham pada 20 Oktober 2026 dan dividen Rp349,41 per saham, yield dividen BBNI berada di kisaran 10,85% (sumber: bni.co.id; Kontan).

Bagaimana cara membeli saham BBNI di Pluang?

Kamu bisa membeli saham BBNI mulai dari 1 lot (100 lembar) melalui aplikasi Pluang setelah menyelesaikan verifikasi akun dan pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk Saham Indonesia.

Riwayat Pembaruan Artikel

Tanggal

Perubahan

21 Oktober 2026

Publikasi pertama, mencakup dividen tahun buku 2025 dan pembaruan pergerakan harga pasca isu MSCI.

 

Catatan minimum transaksi lintas produk di Pluang:

•      Aset Kripto: minimum pembelian Rp10.000 dan minimum penjualan Rp5.000.

•      Saham AS: minimum transaksi untuk Limit Order, Stop Order, dan Stop Limit Order adalah $1,5, dan $1,00 jika menggunakan Market Order.

•      Saham Indonesia: minimum pembelian adalah 1 lot (100 lembar).

 

Pluang menghadirkan layanan Saham Indonesia melalui kerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas dan PT Sarana Santosa Sejati selaku Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek (PPE) Level II, berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Produk ini termasuk produk investasi berisiko.

Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu. Gambar ilustrasi pada artikel ini dibuat menggunakan AI.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1