Harga Saham Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI) Hari Ini
Statistik Pasar
- 132,56 TMarket Cap
- 92,32 jtVolume
- 923,22 rbLot
- 341,46 MTurnover
- 3.698,53Rata-Rata
- 341,46 MNilai
- 3.730IEP
- 48,11 rbIEV
Pantau harga saham BBNI hari ini di Pluang, diperbarui secara real-time dengan grafik live dan data pasar. Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI) memiliki kapitalisasi pasar sebesar 132,56 T, dengan total nilai perdagangan sebesar 341,46 M pada periode tersebut. Saham ini mencatat volume perdagangan sebesar 92,32 jt lembar (atau 923,22 rb lot, di mana 1 lot = 100 lembar), yang mencerminkan aktivitas pasarnya. Harga rata-rata perdagangan berada di 3.698,53, sementara total turnover mencapai 341,46 M, menunjukkan tingkat likuiditas. Indikator valuasi utama seperti IEP (Harga Keseimbangan Indikatif) sebesar 3.730 dan IEV (Volume Keseimbangan Indikatif) sebesar 48,11 rb lembar memberikan wawasan tambahan mengenai penemuan harga pra-pembukaan dan keseimbangan penawaran-permintaan. Statistik utama ini membantu investor menilai likuiditas, perilaku perdagangan, dan sentimen pasar terhadap BBNI di Bursa Efek Indonesia (BEI). Beli dan jual saham BBNI di Pluang dengan data pasar real-time — aman dan diawasi OJK.
Profil Bank Negara Indonesia Persero Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI" or “Bank”) was originally established in Indonesia as the central bank under the name “Bank Negara Indonesia” based on Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 1946 dated 5 July 1946. After officially becoming a commercial bank on 15 September 1950, the government granted a foreign exchange license to Bank BNI to facilitate its support for national export development. This task began with the opening of a network of overseas branches.In anticipating, the banking sector deregulation which began in June 1983 and was followed by the October 1988 deregulation package, Bank BNI completely restructured its business operations so as to become more adaptable and flexible in facing increased competition and market development at the time. On 25 November 1996, Bank BNI became the first publicly listed state owned bank when it listed its share on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges.
Kabar
Bni hadirkan akses ekslusif menikmati "anderea bocelli" di indonesia
Bni-kanwil kemenkum babel fasilitasi 25 pencatatan hak cipta gratis
Bni hadirkan layanan kesehatan dan trauma healing di ntt
Bni wondrx 2026 hadirkan satu ekosistem terintegrasi
Bni tegaskan informasi undian hut ri adalah hoaks
Bni salurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa ntt
Banyak orang juga membeli
Semua investasi mengandung risiko dan kemungkinan kerugian nilai investasi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, expected return, dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan ilustrasi.