Home/Umpan Berita/Saham Arm melonjak 177% di 2026, tapi valuasi membuat target harga di bawah harga saat ini. Saham Arm Holdings naik hampir 177% tahun ini, didorong oleh permintaan kuat untuk CPU AI dan keberhasilan di pusat data. Meski begitu, model target harga menilai nilai wajar Arm sebesar $284,70, sekitar 6% di bawah harga saat ini $302,56, karena valuasi jangka pendek yang tinggi dan tekanan margin. Pendapatan CPU AI perusahaan sudah melewati $2 miliar, dua kali lipat dari proyeksi awal manajemen, dengan platform AI besar seperti NVIDIA, Google, AWS, dan Microsoft menggunakan chip Arm. Analis tetap optimis, tapi risiko termasuk penurunan margin, biaya litigasi lisensi Qualcomm, dan valuasi tinggi dibanding pesaing. Prospek tergantung pada pertumbuhan pendapatan CPU AI dan perbaikan margin di kuartal mendatang.
Per 8 Oktober 2026 pukul 21.52 WIB, harga saham Arm Holdings di Pluang tercatat sebesar USD 282,73 dengan penurunan harian sebesar 3,95% dan kapitalisasi pasar sebesar $314,39 miliar. Nvidia, salah satu pengguna utama chip Arm untuk AI, diperdagangkan pada harga USD 236,73 turun 0,27%, sedangkan Qualcomm berada di harga USD 174,01 turun 1,72%. Aktivitas order di Pluang menunjukkan sentimen jual kuat untuk Arm sebesar 83%, berbeda dengan aktivitas yang lebih seimbang atau condong beli untuk Nvidia dan Qualcomm. Angka paling mencolok adalah kapitalisasi pasar Arm sebesar $314,39 miliar, menegaskan posisinya yang besar di pasar CPU AI.