BiayaKeamanan
Pluang+

BIS: Umur rata-rata mata uang negara 33 tahun, tapi skeptis Bitcoin sebagai uang.

Berita Pasar
06 Nov 2026, 15.36 WIB
Crypto Briefing
Lihat Sumber
Netral
BIS: Umur rata-rata mata uang negara 33 tahun, tapi skeptis Bitcoin sebagai uang.

Bank for International Settlements (BIS) merilis studi yang menunjukkan umur rata-rata 568 mata uang negara dari 1850 hingga 2026 adalah 33 tahun, dengan sekitar 70% dihentikan karena alasan ekonomi. Statistik ini digunakan sebagian orang untuk mendukung argumen bahwa Bitcoin menantang mata uang fiat, namun BIS sendiri tidak membahas Bitcoin dalam studi ini dan tetap skeptis terhadap Bitcoin sebagai uang. Studi terpisah BIS mengkritik Bitcoin karena tidak memiliki fitur penting seperti jangkar bank sentral dan elastisitas kredit yang dibutuhkan agar uang dapat berfungsi secara luas. BIS justru lebih khawatir pada stablecoin, menekankan pentingnya kepercayaan yang didukung bank sentral dalam sistem moneter. Perspektif ini memberikan investor statistik tentang kerentanan mata uang fiat sekaligus penolakan institusional terhadap Bitcoin sebagai pengganti uang negara.

Data BIS tentang masa hidup median mata uang fiat memberikan konteks bagi pembaca yang tertarik pada daya tahan mata uang. Bagi pembaca yang mengikuti kripto utama, berikut gambaran pasar di Pluang per 6 November 2026 pukul 20.21 WIB: dari 50 kripto utama yang diperdagangkan, 6 naik dan 43 turun hari ini. ATOM tercatat dengan harga Rp25.617 dan perubahan 1 hari -6,45%, SOL Rp1.628.420 dengan -5,83%, dan THETA Rp2.669 dengan -5,82%.

Berita Lainnya

Nexans suplai kabel 420 km untuk sambungan listrik utama 1 GW Corinth-Kos di Yunani

Nexans suplai kabel 420 km untuk sambungan listrik utama 1 GW Corinth-Kos di Yunani

Nexans menandatangani subkontrak untuk memasok sistem kabel 110 kV sepanjang 420 km untuk sambungan HVDC Corinth-Kos 1 GW di Yunani. Proyek ini, yang diberikan kepada Hellenic Cables dan mitranya, akan menghubungkan pulau-pulau Dodecanese ke daratan ...

Berita Pasar
Bullish
1 jam lalu
Guggenheim naikkan target harga JFrog ke $125 usai pendapatan Q3 dan pertumbuhan cloud kuat

Guggenheim naikkan target harga JFrog ke $125 usai pendapatan Q3 dan pertumbuhan cloud kuat

Analis Guggenheim Howard Ma menaikkan target harga JFrog menjadi $125, memberi potensi kenaikan 67,5% dari harga saat ini $74,62. JFrog melaporkan hasil kuat Q3 2026 dengan pendapatan naik 31% menjadi $179,2 juta, didorong oleh lonjakan pendapatan cl...

Ulasan Analis
Bullish
2 jam lalu
Pasar data center Indonesia diperkirakan tumbuh dua kali lipat menjadi $4,05 miliar pada 2032, didorong oleh cloud dan AI.

Pasar data center Indonesia diperkirakan tumbuh dua kali lipat menjadi $4,05 miliar pada 2032, didorong oleh cloud dan AI.

Pasar data center Indonesia diperkirakan tumbuh dari USD 2,08 miliar pada 2027 menjadi USD 4,05 miliar pada 2032 dengan CAGR 14,28%. Pertumbuhan didorong oleh ekspansi infrastruktur cloud hyperscaler, peningkatan beban kerja digital, permintaan layan...

Berita Pasar
Bullish
4 jam lalu
Data tenaga kerja AS melampaui ekspektasi, tekan harga emas mendekati $4.000 per ons

Data tenaga kerja AS melampaui ekspektasi, tekan harga emas mendekati $4.000 per ons

Nonfarm payroll AS naik 165.000 bulan lalu, jauh di atas perkiraan 60.000, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 4,1% dari 4,2%. Data tenaga kerja yang lebih kuat ini menekan harga emas, yang baru-baru ini diperdagangkan sekitar $4.046 per ons...

Berita Pasar
Bearish
5 jam lalu
Saham kebutuhan pokok seperti Costco dan Walmart tahan banting saat kenaikan suku bunga The Fed, Costco selalu unggul.

Saham kebutuhan pokok seperti Costco dan Walmart tahan banting saat kenaikan suku bunga The Fed, Costco selalu unggul.

The Fed mengakhiri jeda kenaikan suku bunga pada September 2026, dengan pasar memperkirakan kenaikan lagi pada Desember. Secara historis, saham kebutuhan pokok seperti Costco, Walmart, Procter & Gamble, dan Coca-Cola tahan banting selama siklus kenai...

Bullish
5 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1