
Saham Stryker turun 8,8% setelah CFO Preston Wells mengungkap masalah manufaktur di unit Peripheral Vascular yang sebelumnya dianggap selesai ternyata masih berlanjut hingga kuartal keempat 2026. Pengungkapan ini menghapus lebih dari $10 miliar nilai pasar dan memicu penyelidikan oleh Hagens Berman terkait keterbukaan informasi perusahaan kepada investor. Gangguan pasokan yang berkelanjutan telah mempengaruhi penjualan dan peluang bisnis baru, menimbulkan kekhawatiran tentang transparansi dan kinerja masa depan perusahaan.
Saham Stryker Corporation turun 0,81% di Pluang, diperdagangkan pada harga USD 273,26 per 2 Oktober 2026 pukul 01.31 WIB. Kapitalisasi pasar saham ini mencapai $105,63 miliar, dengan seluruh aktivitas order di Pluang saat ini berada di sisi beli.