BiayaKeamanan
Pluang+

Saham First Busey turun 3,1% setelah hasil Q3 2026 yang lemah dan kualitas kredit campuran.

Fundamental Perusahaan
29 Okt 2026, 06.00 WIB
Seeking Alpha
Lihat Sumber
Bearish
Saham First Busey turun 3,1% setelah hasil Q3 2026 yang lemah dan kualitas kredit campuran.

Saham First Busey Corporation turun 3,1% setelah laporan keuangan kuartal ketiga 2026 yang menunjukkan margin bunga bersih stabil di 3,58% namun pendapatan dan profitabilitas menurun meski terjadi pertumbuhan simpanan. Kualitas aset tetap kuat dengan aset bermasalah rendah di 0,45%, meski pinjaman bermasalah naik ke 0,64%, menandakan kualitas kredit yang campuran. Valuasi perusahaan terlihat wajar berdasarkan rasio harga terhadap nilai buku, namun rasio harga terhadap laba 12,2 dan hasil yang lebih lemah dibandingkan pesaing membatasi potensi kenaikan. Investor disarankan untuk mempertahankan posisi 'hold' mengingat fundamental yang kurang menggembirakan dan prospek yang hati-hati.

Saham First Busey Corporation menjadi subjek, dengan gambaran sektor Keuangan di Pluang sebagai konteks. Per 29 Oktober 2026 pukul 09.01 WIB, dari 142 saham sektor Keuangan AS yang diperdagangkan di Pluang, 93 naik dan 48 turun. Pergerakan signifikan termasuk NU (Nu Holdings Ltd) di harga USD 11,96 dengan perubahan harian -3,55% dan waktu tahan rata-rata di Pluang 53 hari, RIOT (Riot Platforms Inc) di USD 14,04 dengan perubahan harian +3,54%, serta OWL (Blue Owl Capital Inc. Class A Common Stock) di USD 9,62 dengan perubahan harian +3,33%. Angka paling mencolok adalah penurunan NU sebesar 3,55%.

Berita Lainnya

Pasar musik global diperkirakan tumbuh 8,07% CAGR hingga mencapai $57,74 miliar pada 2032 didorong streaming dan akses digital.

Pasar musik global diperkirakan tumbuh 8,07% CAGR hingga mencapai $57,74 miliar pada 2032 didorong streaming dan akses digital.

Pasar musik global diperkirakan tumbuh dari $36,13 miliar pada 2026 menjadi $57,74 miliar pada 2032 dengan CAGR 8,07%, didukung langganan streaming berbayar, adopsi smartphone, dan penemuan musik digital. Amerika Utara tetap menjadi pasar terbesar, s...

Berita Pasar
Bullish
1 jam lalu
LUXEED gelar test drive global, pamer teknologi canggih dan kemewahan LLounge dan Stormax.

LUXEED gelar test drive global, pamer teknologi canggih dan kemewahan LLounge dan Stormax.

LUXEED mengadakan acara test drive global di kantor pusat Chery di Vu Hồ, menampilkan MPV mewah LLounge dan SUV performa tinggi Stormax. Perwakilan media dan influencer dari UAE, Thailand, dan Indonesia menjajal rute 185 km melewati jalan tol dan peg...

Berita Pasar
Bullish
3 jam lalu
FDA berikan status obat langka untuk sovleplenib obati penyakit autoimun ITP

FDA berikan status obat langka untuk sovleplenib obati penyakit autoimun ITP

HUTCHMED mengumumkan FDA AS memberikan status obat langka untuk sovleplenib dalam pengobatan trombositopenia imun primer (ITP), penyakit autoimun langka yang menyebabkan jumlah trombosit rendah dan risiko perdarahan. Status ini memberikan keuntungan ...

Berita Pasar
Bullish
3 jam lalu
Pasar kopi China diperkirakan mencapai $8,04 miliar pada 2032, didorong budaya kafe dan kopi spesialti.

Pasar kopi China diperkirakan mencapai $8,04 miliar pada 2032, didorong budaya kafe dan kopi spesialti.

Pasar kopi China diperkirakan tumbuh dari $5,8 miliar pada 2026 menjadi $8,04 miliar pada 2032 dengan CAGR 5,54%. Pertumbuhan didorong oleh ekspansi kafe, metode kopi spesialti seperti cold brew, dan merek lokal yang berkembang. Namun, kenaikan biaya...

Berita Pasar
Netral
3 jam lalu
DTCC luncurkan layanan tokenisasi dengan Canton dan Ondo, manfaat untuk koin masih belum jelas.

DTCC luncurkan layanan tokenisasi dengan Canton dan Ondo, manfaat untuk koin masih belum jelas.

DTCC, didukung oleh bank besar seperti JPMorgan dan Bank of America, meluncurkan layanan tokenisasi pada 28 Oktober 2026 dengan Canton Coin dan Ondo sebagai mitra. Layanan ini men-tokenisasi 34 sekuritas, memungkinkan investor memegang versi digital ...

Berita Pasar
Netral
4 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1