
Occidental Petroleum berencana menggandakan arus kas bebasnya pada 2030 melalui efisiensi operasional dan pengurangan biaya. Perusahaan memprioritaskan pengurangan utang hingga target $10 miliar dan persiapan penebusan saham preferen pada 2029. Pertumbuhan arus kas bebas yang kuat dan harga komoditas yang menguntungkan dapat menghasilkan total imbal hasil CAGR sekitar 21% pada harga WTI $75 per barel. Strategi ini membuat Occidental menjadi peluang beli bagi investor yang menginginkan imbal hasil di atas rata-rata pasar historis.
Fokus Occidental Petroleum pada efisiensi operasional dan pengurangan utang sesuai dengan posisi pasarnya saat ini. Per 3 November 2026 pukul 23.02 WIB, OXY diperdagangkan pada harga USD 60,59 dengan penurunan 0,21% dalam sehari di Pluang. Kapitalisasi pasar saham ini mencapai $60,70 miliar dengan hasil dividen 1,84% dan waktu tahan rata-rata 93 hari, sementara mayoritas pengguna Pluang melakukan penjualan (80%) dibanding pembelian (20%).