
Philip Morris dan Altria baru saja menaikkan dividen, dengan Altria membayar hasil hampir dua kali lipat (6,2%) dibanding Philip Morris (3,2%). Namun, Philip Morris menunjukkan potensi pertumbuhan dividen lebih kuat, didukung oleh penjualan internasional yang tumbuh dan ekspansi produk tanpa asap, sementara Altria menghadapi penurunan volume rokok domestik dan risiko litigasi. Pertumbuhan dividen dan ketahanan bisnis Philip Morris menjadikannya pilihan lebih baik untuk pensiunan yang menginginkan pendapatan yang tumbuh dalam dekade berikutnya, sedangkan Altria cocok bagi yang butuh pendapatan saat ini lebih tinggi tapi pertumbuhan lebih lambat. Analis lebih memilih Philip Morris untuk pendapatan pensiun jangka panjang karena pembayaran yang berkelanjutan dan prospek pertumbuhan.
Altria memiliki imbal hasil dividen lebih tinggi sebesar 6,19% dibandingkan Philip Morris yang 3,18%, sementara Philip Morris memiliki kapitalisasi pasar jauh lebih besar yaitu $313,58 miliar dibandingkan Altria yang $119,69 miliar per 12 Oktober 2026 pukul 19.51 WIB. Di Pluang, saham Philip Morris biasanya dipegang selama 85 hari, lebih singkat dibandingkan Altria yang 155 hari, mencerminkan profil investor yang berbeda. Kedua saham mengalami kenaikan kecil pada hari tersebut, Philip Morris naik 0,40% dan Altria naik 0,25%.