BiayaKeamanan
Pluang+

Pasar filter HVAC diperkirakan mencapai $6,21 miliar pada 2031, didorong oleh permintaan kualitas udara dalam ruangan dan teknologi HEPA.

Berita Pasar
27 Okt 2026, 21.00 WIB
Marketsandmarkets
Lihat Sumber
Bullish
Pasar filter HVAC diperkirakan mencapai $6,21 miliar pada 2031, didorong oleh permintaan kualitas udara dalam ruangan dan teknologi HEPA.

Pasar filter HVAC diperkirakan tumbuh dari USD 4,66 miliar pada 2026 menjadi USD 6,21 miliar pada 2031 dengan CAGR 5,9%. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kesadaran akan kualitas udara dalam ruangan, regulasi yang lebih ketat, serta perluasan infrastruktur di sektor konstruksi, kesehatan, dan pusat data. Filter karbon mendominasi pasar saat ini, sementara filter HEPA menjadi segmen teknologi dengan pertumbuhan tercepat. Asia Pasifik memimpin dengan pangsa pasar terbesar, didukung oleh urbanisasi dan pertumbuhan industri. Perusahaan yang fokus pada solusi filtrasi berkinerja tinggi, hemat energi, dan berkelanjutan memiliki peluang besar di pasar ini.

Pertumbuhan pasar filter HVAC memberikan konteks aktivitas sektor industri. Bagi pembaca yang mengikuti sektor Industrials, berikut gambaran pasar di Pluang per 27 Oktober 2026 pukul 20.43 WIB: Dari 135 saham US sektor Industri yang diperdagangkan, 72 naik dan 62 turun. Saham yang menonjol antara lain HUBB di harga USD 439,28 dengan perubahan -4,38% dan waktu tahan rata-rata 8 hari, PLUG di harga USD 1,43 dengan perubahan +4,38% serta aktivitas order 48% Jual / 52% Beli, dan VRT di harga USD 207,84 dengan perubahan +4,03% serta 85% order Beli, dengan waktu tahan rata-rata 43 hari.

Berita Lainnya

Persediaan kendaraan naik dan stok lama ancam margin dealer meski penjualan stabil di Q3 2026

Persediaan kendaraan naik dan stok lama ancam margin dealer meski penjualan stabil di Q3 2026

Pada kuartal ketiga 2026, penjualan kendaraan stabil namun persediaan naik 9%, dengan banyak kendaraan baru dan bekas menua di dealer. Harga kendaraan baru naik lebih cepat dari harga jual, berisiko merugikan margin lewat diskon, terutama untuk model...

Bearish
15 menit lalu
Psikolog Dr. Lidia Lae luncurkan buku kerja untuk bantu ubah cerita hidup dan identitas budaya.

Psikolog Dr. Lidia Lae luncurkan buku kerja untuk bantu ubah cerita hidup dan identitas budaya.

Dr. Lidia Lae, psikolog dan penulis bestseller, merilis Own Your Life Story Workbook untuk membantu pembaca memahami bagaimana budaya dan narasi pribadi membentuk identitas dan pilihan mereka. Buku kerja ini berisi latihan praktis untuk mengubah cara...

Lainnya
Netral
15 menit lalu
Fast Simon luncurkan Commerce-Native AI untuk tingkatkan pendapatan e-commerce lewat optimasi penemuan produk.

Fast Simon luncurkan Commerce-Native AI untuk tingkatkan pendapatan e-commerce lewat optimasi penemuan produk.

Fast Simon memperkenalkan Commerce-Native AI, model AI khusus e-commerce yang menggabungkan merchandising, personalisasi, dan optimasi untuk meningkatkan pendapatan. AI ini menyeimbangkan niat pembeli, strategi merek, dan prioritas bisnis, memungkink...

Lainnya
Bullish
15 menit lalu
Black Ore luncurkan otomasi pajak AI untuk usaha kecil, tingkatkan efisiensi tanpa tambah staf.

Black Ore luncurkan otomasi pajak AI untuk usaha kecil, tingkatkan efisiensi tanpa tambah staf.

Black Ore meluncurkan Black Ore for Small Firms, platform otomasi pajak berbasis AI untuk praktik akuntansi kecil dan menengah. Terintegrasi dengan perangkat lunak pajak Intuit, platform ini memungkinkan usaha kecil menangani lebih banyak klien tanpa...

Berita Pasar
Bullish
1 jam lalu
Alm. Brand A/S beli kembali 1,81 juta saham, kuasai 3,72% saham beredar.

Alm. Brand A/S beli kembali 1,81 juta saham, kuasai 3,72% saham beredar.

Alm. Brand A/S melaksanakan program beli kembali saham pada 20-26 Oktober 2026 dengan membeli 1,81 juta saham rata-rata harga DKK 17,41 per saham. Total saham yang dibeli mencapai hampir 19,58 juta dengan biaya sekitar DKK 324 juta. Alm. Brand kini m...

Fundamental Perusahaan
Netral
1 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1