
Saham Novavax naik 22% setelah Sanofi meluncurkan vaksin COVID-19 Nuvaxovid untuk musim vaksinasi musim gugur, memberikan dorongan komersial lewat kesepakatan lisensi. Berbeda dengan Moderna dan BioNTech, Novavax mendapat royalti dari penjualan Sanofi, sehingga risiko dan keuntungannya terbatas. Moderna naik 8% karena kabar pipeline kanker, sementara BioNTech hanya naik sedikit. Faktor utama ke depan adalah berapa banyak royalti yang diterima Novavax saat Sanofi memperluas distribusi vaksin di AS dan luar negeri.
Saham Novavax melonjak hampir 20% di Pluang per 6 Oktober 2026 pukul 02.11 WIB, dengan 90% aktivitas order untuk beli. Berbeda dengan Sanofi yang turun 0,61% meski berperan penting dalam distribusi vaksin. Moderna diperdagangkan mendekati harga tertinggi 52 minggunya di USD 203,20, naik hampir 7%, sementara BioNTech naik tipis di USD 98,13, masih jauh dari puncak 52 minggunya di USD 119,34.