
Investor Michael Burry memperkirakan saham Fiserv bisa mencapai $100 hingga $120 per saham jika ada pembeli, dengan valuasi perusahaan $53-$64 miliar ditambah utang $27 miliar. Saham naik ke $62,88 setelah rebound 42% dari level terendah $44,36, namun belum ada tawaran akuisisi. Burry menyoroti hilangnya kepercayaan akibat masalah manajemen sebelumnya yang membuat saham undervalued, sementara target rata-rata analis Wall Street $61,42. Bagi pemegang saham seperti pensiunan Frank Dombrowski yang membeli di harga $120, buyout sesuai prediksi Burry berarti impas atau untung, tapi risiko tetap ada tanpa pembeli.
Saham Fiserv diperdagangkan pada harga USD 62,88 di Pluang per 9 November 2026 pukul 04.31 WIB, mendekati harga tertinggi 52 minggu sebesar USD 69,85. Nilai perusahaan mencapai USD 60,54 miliar, menunjukkan minat pasar yang kuat meskipun belum ada tawaran akuisisi. Kondisi ini menegaskan relevansi spekulasi Michael Burry tentang potensi pembelian dengan harga jauh lebih tinggi.