
Funko melaporkan hasil Q3 2026 yang lebih baik dari perkiraan dengan pertumbuhan pendapatan internasional yang kuat dan peningkatan metrik profitabilitas seperti EPS dan EBITDA. Meski begitu, saham turun tajam karena perbandingan penjualan AS yang sulit akibat pergeseran inventaris terkait tarif sebelumnya. Perusahaan dinilai undervalued dengan tanda positif dari pengurangan utang, pengelolaan inventaris, dan inisiatif produk yang berkelanjutan, sehingga mendapat rating 'Strong Buy'. Penurunan saham ini bisa jadi peluang menarik bagi investor mengingat kesehatan keuangan dan prospek pertumbuhan Funko.
Kapitalisasi pasar Funko mencapai $367,05 juta per 6 November 2026 pukul 14.11 WIB, dengan penurunan harga harian tajam sebesar 26,37% menjadi USD 4,83 di Pluang. Volume perdagangan mencapai 1.397.921 saham, sementara seluruh aktivitas order di Pluang saat ini berada di sisi beli. Penurunan tajam ini berbeda dengan waktu tahan rata-rata di Pluang yang mencapai 33 hari, menunjukkan minat perdagangan jangka pendek yang meningkat.