Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Johnson & Johnson naikkan dividen 64 tahun berturut-turut dengan arus kas kuat dan pertumbuhan meski ada persaingan obat.

Fundamental Perusahaan
04 Sep 2026
24/7 Wall Street
Lihat Sumber
Bullish
Johnson & Johnson naikkan dividen 64 tahun berturut-turut dengan arus kas kuat dan pertumbuhan meski ada persaingan obat.

Johnson & Johnson menaikkan dividen untuk tahun ke-64 berturut-turut, membayar $1,34 per saham per kuartal dengan kenaikan 3,1%. Perusahaan memiliki posisi keuangan kuat dengan rasio pembayaran sekitar 48%, didukung arus kas operasi sebesar $24,53 miliar pada 2025 dibanding dividen $12,38 miliar. Meski menghadapi persaingan ketat pada obat STELARA, obat inovatif JNJ terus tumbuh dengan penjualan mencapai $25,3 miliar pada kuartal 2 2026 dan panduan EPS disesuaikan naik untuk 2026. Pertumbuhan stabil dan arus kas kuat ini mendukung komitmen JNJ mengembalikan modal ke pemegang saham, menjadikan dividennya menarik bagi investor yang fokus pendapatan.

Berita Lainnya (JNJ)

Johnson & Johnson dinilai HOLD karena keuntungan obat menutupi kerugian, tapi pertumbuhan MedTech lambat dan risiko tetap ada.

Johnson & Johnson dinilai HOLD karena keuntungan obat menutupi kerugian, tapi pertumbuhan MedTech lambat dan risiko tetap ada.

Johnson & Johnson dinilai HOLD untuk 6-12 bulan ke depan karena risiko yang seimbang. Pertumbuhan portofolio obatnya menutupi kerugian dari Stelara, namun segmen MedTech masih menjadi pendorong pertumbuhan yang lemah. Valuasi perusahaan di atas rata-...

Ulasan Analis
Netral
2 hari lalu
Dividen stabil Procter & Gamble ungguli Johnson & Johnson meski J&J tumbuh dan akan spin-off.

Dividen stabil Procter & Gamble ungguli Johnson & Johnson meski J&J tumbuh dan akan spin-off.

Procter & Gamble (P&G) dan Johnson & Johnson (J&J) baru-baru ini menaikkan dividen lama mereka, namun dividen P&G lebih stabil karena tidak ada perubahan korporasi yang direncanakan. J&J bersiap melakukan spin-off unit DePuy Synthes pada pertengahan ...

Fundamental Perusahaan
Netral
3 hari lalu
Pembayaran bulanan ETF JEPI menyusut di tengah pasar bullish 2026, bisa naik jika Fed naikkan suku bunga September.

Pembayaran bulanan ETF JEPI menyusut di tengah pasar bullish 2026, bisa naik jika Fed naikkan suku bunga September.

ETF JEPI milik JPMorgan mengalami penurunan pembayaran bulanan sepanjang 2026 meski S&P 500 naik tajam. Strategi JEPI yang menjual premi opsi pada saham bervolatilitas rendah membatasi keuntungan saat pasar tenang dan naik. Namun, potensi kenaikan su...

Berita Pasar
Netral
3 hari lalu
ETF Kesehatan XLV turunkan pendapatan dividen; beli saham langsung hasilkan yield lebih baik.

ETF Kesehatan XLV turunkan pendapatan dividen; beli saham langsung hasilkan yield lebih baik.

Health Care Select Sector SPDR Fund (XLV) memberikan eksposur luas sektor kesehatan tapi yield dividennya rendah sekitar 1,5% karena struktur cap-weighted yang mengutamakan saham besar dengan yield rendah seperti Eli Lilly. Membeli langsung saham ung...

Berita Pasar
Netral
4 hari lalu
Empat saham kesehatan tetap naikkan dividen meski dua resesi, tunjukkan potensi pendapatan stabil.

Empat saham kesehatan tetap naikkan dividen meski dua resesi, tunjukkan potensi pendapatan stabil.

Meski menghadapi dua resesi besar dalam dua dekade terakhir, empat perusahaan kesehatan—Johnson & Johnson, Abbott Laboratories, Medtronic, dan Becton Dickinson—terus menaikkan dividen setiap kuartal. Arus kas yang kuat dan permintaan produk kesehatan...

Berita Pasar
Bullish
4 hari lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1