
NuScale Power Corporation sedang diselidiki oleh Grabar Law Office atas dugaan pelanggaran tugas fidusia oleh pejabatnya. Penyelidikan ini menyusul gugatan class action atas dugaan penipuan sekuritas yang menuduh NuScale menyesatkan investor soal kemitraan dengan ENTRA1 Energy LLC yang diklaim akan mengkomersialkan teknologi nuklirnya. Namun, ENTRA1 ternyata tidak berpengalaman di proyek tenaga nuklir, sehingga NuScale menghadapi risiko kegagalan dan penundaan yang tidak diungkapkan. Pemegang saham sejak sebelum 13 Mei 2025 dapat mengajukan reformasi dan kompensasi tanpa biaya.