
AstraZeneca mengumumkan investasi ekuitas sebesar $2 miliar dan kolaborasi klinis dengan Summit Therapeutics untuk mengembangkan ivonescimab, antibodi bispesifik kelas pertama untuk pengobatan kanker. Obat ini menargetkan dua jalur kanker sekaligus, berpotensi mengungguli terapi yang ada seperti Keytruda dari Merck. AstraZeneca berencana menggabungkan ivonescimab dengan konjugat antibodi-obat miliknya untuk memperkuat opsi pengobatan kanker. Investasi ini memberikan AstraZeneca kepemilikan 12% di Summit namun Summit tetap memegang hak komersial penuh. Selain itu, AstraZeneca membuka fasilitas R&D senilai $1 miliar di Cambridge, Massachusetts, yang fokus mempercepat penemuan obat dengan AI dan robotik.
Per 6 Oktober 2026 pukul 03.02 WIB, harga AstraZeneca (AZN) berada di dekat titik terendah 52 minggunya di USD 157,01 dengan penurunan 0,44% hari ini, sementara Summit Therapeutics (SMMT) naik 2,92% ke USD 17,25, lebih dekat ke titik terendah 52 minggu USD 12,43 dibandingkan tertinggi USD 26,38. Meskipun kapitalisasi pasar AstraZeneca jauh lebih besar yaitu $242,94 miliar dibandingkan Summit yang $13,49 miliar, waktu tahan rata-rata di Pluang untuk Summit hanya 17 hari berbanding 126 hari di AstraZeneca, dengan aktivitas order beli penuh, menunjukkan perbedaan tingkat keterlibatan investor pada waktu yang sama.