
Franklin Dynamic Municipal Bond ETF (FLMI) menghadapi tantangan akibat kenaikan imbal hasil dan ekspektasi inflasi, diperparah oleh dampak perang Iran terhadap harga energi. Durasi 7 tahun yang lebih panjang membuatnya lebih sensitif terhadap kenaikan suku bunga, sehingga kurang menarik dibandingkan kas atau obligasi berdurasi sangat pendek. Meskipun biaya pengelolaan 0,3% tergolong wajar dan kinerja historisnya baik, hampir 20% portofolionya tidak memiliki peringkat, menimbulkan kekhawatiran kualitas kredit. Risiko durasi dan perubahan suku bunga acuan menjadi isu utama yang perlu diperhatikan investor.