
Dua REIT hipotek besar, AGNC Investment dan Annaly Capital, kini menawarkan hasil di atas 16% karena penurunan harga saham lebih dari 12% dalam sebulan. Meskipun hasilnya menarik, kedua perusahaan menunjukkan tanda peringatan seperti cakupan dividen tipis, leverage tinggi, dan dilusi saham, yang menimbulkan kekhawatiran tentang keberlanjutan dividen. Investor harus memantau laporan kuartalan berikutnya untuk menilai apakah pendapatan dan arus kas dapat mendukung pembayaran tinggi ini. Artikel juga menyoroti risiko pada saham pendapatan lain seperti Kraft Heinz dan AT&T, menekankan bahwa hasil tinggi saja bukan sinyal beli yang andal tanpa cakupan keuangan yang kuat.
AGNC Investment Corp memiliki kapitalisasi pasar sebesar $10,29 miliar dan hasil dividen 16,59% di Pluang per 14 Oktober 2026 pukul 01.02 WIB, sementara Annaly Capital Management memiliki kapitalisasi pasar $13,79 miliar dengan hasil dividen 16,4%. Meskipun hasil dividen tinggi, harga AGNC turun 2,02% dan Annaly turun 2,13% pada hari yang sama. Aktivitas order di Pluang menunjukkan mayoritas penjualan untuk AGNC sebesar 64%, berbeda dengan minat beli 100% pada Annaly, mencerminkan sentimen investor yang berbeda terhadap REIT hipotek ini.