
Analis Susquehanna, Shyam Patil, menaikkan target harga Cloudflare menjadi $200 dari $190 setelah kinerja Q1 FY2026 yang kuat dan pengumuman pengurangan tenaga kerja besar untuk mendukung model operasi berbasis AI. Cloudflare melampaui ekspektasi pendapatan dan laba dengan pendapatan $639,8 juta dan EPS $0,25, sementara CEO Matthew Prince menyoroti AI sebagai pendorong pertumbuhan utama. Meski prospeknya positif, saham turun baru-baru ini karena kekhawatiran investor terkait risiko pelaksanaan dan valuasi. Hasil Q2 dan Investor Day 9 Juni akan menjadi momen penting untuk menilai apakah peningkatan produktivitas akan memperluas margin.