
CEO Nokia Justin Hotard menyoroti permintaan kuat untuk pusat data AI, mengatakan jika kendala pasokan hilang, pelanggan akan membangun pusat data dua kali lebih cepat. Meski ada perdebatan soal perlambatan pengembangan AI, Hotard yakin pembangunan infrastruktur AI masih awal dan akan terus tumbuh meski tanpa model AI frontier baru. Nokia berperan penting dalam teknologi penghubung pusat data dan sahamnya naik signifikan di tengah booming AI. Industri menghadapi tantangan pasokan seperti kekurangan chip memori dan energi, tapi investasi infrastruktur AI diperkirakan mencapai $10,3 triliun hingga 2032, menandakan potensi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
Kapitalisasi pasar Nokia mencapai $59,24 miliar per 6 Oktober 2026 pukul 05.11 WIB, dengan hasil dividen sebesar 1,54%. Harga saham Nokia di Pluang tercatat USD 10,24, turun 3,40% pada hari tersebut, dengan volume perdagangan hampir 70 juta saham. Aktivitas order di Pluang menunjukkan sentimen investor yang seimbang, dengan 57% pembelian dan 43% penjualan, menandakan minat yang terus berlanjut meskipun harga mengalami penurunan.