
CEO McDonald's Chris Kempczinski menyatakan inflasi tinggi dan kunjungan pelanggan yang stagnan akan terus menjadi tantangan bagi industri restoran. Meski ada upaya seperti diskon, kenaikan biaya daging sapi, tenaga kerja, dan konstruksi menekan margin keuntungan. McDonald's berencana fokus merebut pangsa pasar dari pesaing, dengan rincian lebih lanjut akan diumumkan pada hari investor mendatang. Pandangan ini menunjukkan tekanan berkelanjutan pada pertumbuhan penjualan dan profitabilitas dalam waktu dekat.
Komentar CEO McDonald's tentang inflasi tinggi dan lalu lintas pelanggan yang datar terjadi saat sahamnya mengalami tekanan jual di Pluang. Per 23 September 2026 pukul 21.31 WIB, saham McDonald's diperdagangkan pada harga USD 240,61, turun 3,89% dalam sehari, dengan kapitalisasi pasar sebesar 177,16 miliar dolar AS. Sentimen investor di Pluang menunjukkan 87% aktivitas order berupa jual, mencerminkan posisi hati-hati meskipun dengan hasil dividen sebesar 3,08%.