Home/Umpan Berita/Bittensor luncurkan eTAO, beri pemilik subnet kontrol pembagian token baru. Bittensor memperkenalkan eTAO, fitur baru yang memungkinkan pemilik subnet mengatur pembagian token alpha antara pemilik, validator, dan penambang. Sebelumnya, pembagian default adalah 18% untuk pemilik, 41% untuk validator, dan 41% untuk penambang. Dengan eTAO, pemilik bisa menetapkan bagiannya antara 0% hingga 33%, memberikan validator hingga 50%, dan memastikan penambang mendapat minimal 33%. Subnet yang dibuat lewat sewa harus menyimpan minimal 18% untuk pemilik. Fleksibilitas ini bertujuan melindungi staker jaringan utama dengan menyesuaikan bobot TAO subnet saat pembagian berubah. Subnet yang ada tetap dengan alokasi lama sampai pemilik mengubahnya, dengan perubahan bisa dilakukan sekitar sekali seminggu.
Setelah peluncuran fitur eTAO oleh Bittensor yang memberi kontrol lebih pada pemilik subnet atas pembagian token, TAO di Pluang diperdagangkan pada harga Rp4.994.616 per 22 Oktober 2026 pukul 01.02 WIB. Token ini naik 1,21% dalam sehari terakhir dengan kapitalisasi pasar Rp58,06 triliun dan volume perdagangan 24 jam sebesar Rp3,08 triliun. Aktivitas order di Pluang seimbang antara jual dan beli, dengan waktu tahan rata-rata 44 hari, menunjukkan minat yang stabil terhadap TAO.