BiayaKeamanan
Pluang+

Perkiraan margin kotor Apple mengecewakan akibat biaya memori dan AI Siri yang naik, saham turun setelah jam perdagangan.

Fundamental Perusahaan
03 Nov 2026, 14.10 WIB
CNBC
Lihat Sumber
Bearish
Perkiraan margin kotor Apple mengecewakan akibat biaya memori dan AI Siri yang naik, saham turun setelah jam perdagangan.

Apple melaporkan pendapatan dan penjualan yang kuat, melampaui ekspektasi di segmen iPhone, namun perkiraan margin kotor untuk kuartal Desember lebih rendah dari estimasi analis karena kenaikan harga memori dan biaya pengembangan AI Siri. CEO John Ternus menyoroti kenaikan harga memori yang berkelanjutan akibat permintaan tinggi dari pembuat server AI, menyebabkan keterbatasan pasokan produk Apple selama musim liburan. Meski margin tertekan, Apple meningkatkan komitmen pembelian untuk mengamankan pasokan dan berhasil menambah pangsa pasar global, terutama dengan penjualan Mac yang kuat. Perusahaan menghadapi tantangan tetapi tetap mampu memanfaatkan skala dan bisnis layanan yang menguntungkan untuk menghadapi tekanan biaya ke depan.

Harga saham Apple di Pluang tercatat USD 325,13 per 3 November 2026 pukul 19.11 WIB, turun 3,90% dalam sehari, mendekati level terendah 52 minggu di USD 246,54 dibandingkan dengan tertinggi 52 minggu di USD 348,91. Penurunan ini berbeda dengan pencapaian pendapatan yang kuat, namun sejalan dengan kekhawatiran terhadap tekanan margin akibat kenaikan biaya memori. Kapitalisasi pasar tetap besar sebesar $4,94 triliun, menunjukkan skala Apple meski menghadapi tantangan keuntungan saat ini.

Berita Lainnya (AAPL)

JPMorgan dan Morgan Stanley turunkan target harga Apple karena hardware kuat tapi layanan melambat.

JPMorgan dan Morgan Stanley turunkan target harga Apple karena hardware kuat tapi layanan melambat.

JPMorgan menurunkan target harga saham Apple dari $360 menjadi $355 dengan rating Overweight karena prospek hardware yang kuat, terutama penjualan Mac dan iPad, meski pertumbuhan pendapatan layanan dan margin menurun. Morgan Stanley juga menurunkan t...

Ulasan Analis
Netral
5 jam lalu
Saham Apple turun 4,5% setelah proyeksi margin dan pertumbuhan layanan yang lemah.

Saham Apple turun 4,5% setelah proyeksi margin dan pertumbuhan layanan yang lemah.

Saham Apple turun 4,5% dalam perdagangan pra-pasar setelah laporan keuangan kuartal keempat yang mengecewakan investor karena proyeksi margin yang lemah dan pertumbuhan layanan yang lambat. Analis memperkirakan perlambatan ini bisa berlanjut sampai h...

Fundamental Perusahaan
Bearish
7 jam lalu
Saham Apple dan Palantir turun setelah laporan laba kurang memuaskan

Saham Apple dan Palantir turun setelah laporan laba kurang memuaskan

Saham Apple turun 4,4% dan Palantir turun 5,9% dalam perdagangan pra-pasar setelah pengumuman laba mereka. Apple melaporkan pendapatan kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan secara keseluruhan, namun penjualan iPad di bawah ekspektasi dan mem...

Fundamental Perusahaan
Bearish
8 jam lalu
Saham Kelas A Alger Growth & Income Fund tertinggal dari S&P 500 di Q3 2026 meski Microsoft, Apple, Meta naik.

Saham Kelas A Alger Growth & Income Fund tertinggal dari S&P 500 di Q3 2026 meski Microsoft, Apple, Meta naik.

Pada kuartal ketiga 2026, saham Kelas A Alger Growth & Income Fund berkinerja di bawah Indeks S&P 500. Kontributor utama kinerja fund ini adalah Microsoft, Apple, dan Meta Platforms, sementara KLA Corporation, Corning, dan Broadcom menjadi penyebab p...

Netral
9 jam lalu
Apple peringatkan pertumbuhan layanan melambat akibat biaya AI naik dan kekurangan memori pengaruhi pengiriman Mac dan iPad.

Apple peringatkan pertumbuhan layanan melambat akibat biaya AI naik dan kekurangan memori pengaruhi pengiriman Mac dan iPad.

Apple memproyeksikan pertumbuhan layanan melambat pada kuartal liburan karena biaya komputasi awan Siri AI yang meningkat dan kekurangan memori yang memengaruhi pengiriman Mac dan iPad. CEO John Ternus mengumumkan rencana akses berbayar untuk fitur A...

Fundamental Perusahaan
Bearish
15 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1