BiayaKeamanan
Pluang+

Apple peringatkan pertumbuhan layanan melambat akibat biaya AI naik dan kekurangan memori pengaruhi pengiriman Mac dan iPad.

Fundamental Perusahaan
03 Nov 2026, 04.09 WIB
PYMNTS
Lihat Sumber
Bearish
Apple peringatkan pertumbuhan layanan melambat akibat biaya AI naik dan kekurangan memori pengaruhi pengiriman Mac dan iPad.

Apple memproyeksikan pertumbuhan layanan melambat pada kuartal liburan karena biaya komputasi awan Siri AI yang meningkat dan kekurangan memori yang memengaruhi pengiriman Mac dan iPad. CEO John Ternus mengumumkan rencana akses berbayar untuk fitur AI seperti Siri dan pengeditan foto cerdas, meski harga dan tanggal peluncuran belum diumumkan. Pendapatan layanan naik 10% menjadi $31,6 miliar, namun Apple memperkirakan pertumbuhan 8-9% kuartal berikutnya karena tekanan lisensi dan nilai tukar. Penjualan perangkat keras menunjukkan hasil campuran dengan pendapatan iPhone dan Mac naik, tapi iPad dan perangkat wearable turun. Apple juga meluncurkan Apple Pay di India, memperluas layanan pembayaran secara global.

Harga saham Apple turun 4,70% di Pluang per 3 November 2026 pukul 09.01 WIB, menunjukkan sentimen investor yang hati-hati terkait proyeksi pertumbuhan layanan yang melambat. Perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $5,03 triliun, menegaskan posisinya yang dominan meski menghadapi tantangan terkini. Volume perdagangan tetap tinggi dengan lebih dari 67 juta saham, menandakan partisipasi pasar yang aktif terkait berita ini.

Berita Lainnya (AAPL)

Apple incar pertumbuhan layanan lewat AI di tengah tantangan App Store dan regulasi

Apple incar pertumbuhan layanan lewat AI di tengah tantangan App Store dan regulasi

Bisnis layanan Apple tetap kuat namun menghadapi tekanan dari regulasi dan penurunan game mobile yang mempengaruhi pendapatan App Store. CFO Kevan Parekh menyebut peluang pertumbuhan lewat AI dan aplikasi pihak ketiga, meski detailnya belum jelas. Pe...

Fundamental Perusahaan
Netral
5 jam lalu
Apple lampaui ekspektasi pendapatan dengan penjualan iPhone kuat meski iPad kurang memuaskan dan tantangan pasokan.

Apple lampaui ekspektasi pendapatan dengan penjualan iPhone kuat meski iPad kurang memuaskan dan tantangan pasokan.

Laporan pendapatan pertama Apple di bawah CEO baru John Ternus menunjukkan pendapatan sebesar $114,48 miliar, melampaui estimasi Wall Street $113,39 miliar, didorong oleh penjualan iPhone yang kuat mencapai $57,58 miliar. Namun, penjualan iPad tertin...

Fundamental Perusahaan
Bullish
7 jam lalu
Apple catat pendapatan rekor, tapi saham diturunkan jadi Hold karena kekhawatiran valuasi dan pertumbuhan

Apple catat pendapatan rekor, tapi saham diturunkan jadi Hold karena kekhawatiran valuasi dan pertumbuhan

Apple Inc. melaporkan pendapatan kuartalan rekor sebesar $114,5 miliar, melampaui ekspektasi pendapatan iPhone dan Mac. Meski kinerja kuat, kekhawatiran terhadap rasio harga terhadap laba (P/E) 35 kali, pertumbuhan layanan yang melambat, dan tekanan ...

Fundamental Perusahaan
Netral
7 jam lalu
Apple catat pendapatan dan laba tertinggi FY 2026, tapi valuasi tinggi beri sinyal jual.

Apple catat pendapatan dan laba tertinggi FY 2026, tapi valuasi tinggi beri sinyal jual.

Apple Inc. melaporkan pendapatan dan laba per saham tertinggi sepanjang tahun fiskal 2026, terutama didorong oleh penjualan kuat iPhone dan Mac. Meski hasil keuangan kuat, valuasi perusahaan naik ke 37,5 kali laba trailing, lebih tinggi dari laju per...

Fundamental Perusahaan
Bearish
7 jam lalu
Apple catat pendapatan dan laba kuartal ketiga tertinggi, didorong penjualan iPhone dan Mac kuat di bawah CEO baru.

Apple catat pendapatan dan laba kuartal ketiga tertinggi, didorong penjualan iPhone dan Mac kuat di bawah CEO baru.

Apple melaporkan pendapatan kuartal September sebesar $114,5 miliar dan laba per saham $2,10, melampaui ekspektasi pasar. Hasil kuat ini didorong oleh peningkatan pendapatan iPhone 17% dan penjualan Mac naik 24%, meski ada kendala pasokan dan kenaika...

Fundamental Perusahaan
Bullish
8 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1