
AMD dan Microsoft belum melakukan stock split lebih dari 20 tahun, namun saham keduanya melonjak—AMD naik 9259% dan Microsoft naik 923% dalam satu dekade terakhir. Pendapatan data center AMD meningkat dua kali lipat berkat permintaan kuat chip EPYC, sementara Azure Microsoft tumbuh 43% didukung layanan AI seperti Copilot. Kedua perusahaan diuntungkan dari ledakan AI dengan peran berbeda: AMD memasok chip, Microsoft menyewakan daya komputasi dan menjual perangkat lunak. Pengiriman rack Helios AMD dan pertumbuhan Azure akan menentukan kinerja mereka ke depan. Meski AMD lebih cepat tumbuh, platform Microsoft menawarkan eksposur AI yang lebih stabil.
Per 6 Oktober 2026 pukul 18.32 WIB, saham AMD diperdagangkan di harga USD 643,36 dengan kenaikan harian 1,84% di Pluang, menunjukkan minat beli sebesar 69%. Saham Microsoft berada di harga USD 529,96, naik 0,91% hari ini, namun aktivitas order Pluang menunjukkan 69% penjualan, menandakan sentimen yang beragam. Kapitalisasi pasar AMD mencapai USD 1,03 triliun, sedangkan Microsoft jauh lebih besar di angka USD 3,90 triliun, memperlihatkan perbedaan skala kedua raksasa teknologi ini.