Home/Umpan Berita/Saham Alibaba turun 24% di 2026 karena belanja besar AI, tapi mungkin sudah mendekati titik terendah. Saham Alibaba turun 24% sepanjang 2026 akibat investasi besar dalam AI, penurunan laba 75%, dan penggalangan dana sebesar $10,2 miliar untuk memperluas infrastruktur AI. Meski menghadapi tantangan ini, Alibaba lebih kuat dibandingkan pesaing teknologi China seperti Baidu dan PDD yang turun lebih tajam. Pengeluaran AI dianggap sebagai langkah strategis untuk pertumbuhan, meski membuat pemegang saham terdilusi dan menekan laba. Apakah saham Alibaba sudah mencapai titik terendah masih belum pasti, investor disarankan mengamati kekuatan relatif dan pemulihan laba sebelum menambah posisi.
Harga saham Alibaba di Pluang tercatat USD 111,02, naik 5,03% per 10 Oktober 2026 pukul 02.21 WIB, menunjukkan pemulihan meski tahun ini turun 24%. Kapitalisasi pasar Alibaba mencapai $264,50 miliar, jauh lebih besar dibandingkan Baidu dan PDD yang masing-masing diperdagangkan pada USD 85,28 dan USD 81,18. Aktivitas order di Pluang menunjukkan sentimen hati-hati dengan 60% penjualan dan 40% pembelian untuk Alibaba, berbeda dengan Baidu yang 100% pembelian. Data ini menegaskan kekuatan relatif Alibaba di sektor teknologi Tiongkok di tengah tantangan investasi yang sedang berlangsung.