Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 4 menit

View

0

Pluang Pagi: Aset Kripto Mulai Grogi, BTC & XRP Masih Unjuk Gigi!

Good morning, Sobat Cuan. Wah, tidak terasa kita sudah berada di pertengahan pekan, ya. Nah, mengawali hari Rabu (9/2) ini, yuk simak rangkuman kinerja pasar pagi ini di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

Kinerja tiga indeks saham Amerika Serikat (AS) kembali pulih pada sesi perdagangan Selasa (8/2). Nilai indeks S&P 500 menanjak 0,8%, sementara nilai Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan Nasdaq masing-masing loncat 1% dan 1,3% di waktu yang sama.

Kinerja apik trio indeks saham AS terjadi setelah saham-saham sektor teknologi mulai unjuk gigi, yang dipimpin oleh Apple dan Microsoft. Nah, khusus Microsoft, Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan itu bakal meminang perusahaan keamaan siber Mandiant.

Tak hanya sektor teknologi saja yang tepuk dada kemarin. Nilai saham sektor keuangan pun ikutan berkinerja kinclong kemarin.

Ya, gerak saham sektor finansial kian lincah setelah tingkat imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun menyentuh 1,97%, level tertingginya sejak Agustus 2019. Hal ini terjadi setelah investor mengantisipasi langkah agresif bank sentral AS The Fed untuk meredam inflasi yang tengah meradang di negara Paman Sam tersebut.

Sekadar informasi, kenaikan suku bunga acuan akan mengerek suku bunga kredit. Hal ini akan menjadi kesempatan bagi perbankan dan jasa keuangan untuk mendulang margin bunga bersih yang lebih baik ke depan.

Sayangnya, laju indeks saham Wall Street tertahan oleh nilai saham Meta Platforms, induk saham Facebook, yang terjun bebas 30% sejak pekan lalu.

Selain karena laporan keuangan yang mengecewakan, nilai saham Facebook terlihat oleng karena rentetan drama yang melibatkan perusahaan, mulai dari mundurnya salah satu anggota komisarisnya hingga mengancam bakal angkat kaki dari Eropa.

Baca juga: Pluang Pagi: Selasa Anti Garing, XRP & MATIC Kompak Unjuk Taring!

Aset Kripto

Setelah menguat dalam beberapa hari terakhir, kinerja beberapa aset kripto terlihat grogi pagi hari ini. Melansir Coinmarketcap pukul 07.45 WIB, hanya empat dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat yang masih bertahan di zona hijau sehari terakhir.

Nilai Bitcoin (BTC), misalnya, kini bertengger di US$44.203,06 per keping alias naik 0,8% dibanding sehari sebelumnya. Langkahnya kemudian diikuti oleh XRP dan Avalanche (AVAX) yang masing-masing loncat 5,33% dan 6,49% di waktu yang sama.

Sentimen positif masih membayangi langkah BTC pagi hari ini. Selain karena volume trading yang cukup deras dalam dua hari terakhir, harga BTC mendapat dorongan angin segar setelah Departemen Kehakiman AS berhasil meringkus dua terduga pencurian BTC dari platform exchange Bitfinex yang terjadi 2016 silam.

Pada saat itu, 120.000 keping BTC mendadak raib setelah platform tersebut diretas oleh oknum tak bertanggung jawab. Enam tahun kemudian, Departemen Kehakiman AS menangkap dua terduga peretas di New York sekaligus menyita barang bukti berupa 94.000 keping BTC bernilai US$3,6 miliar. Kini, status kedua pelaku sudah naik dari tersangka menjadi terdakwa dan siap menjalani persidangan.

Hanya saja, nasib mujur ketiga aset kripto tersebut tak diikuti oleh rekan-rekannya yang lain.

Tengok saja nilai Ether (ETH) yang lunglai 0,42% dalam sehari terakhir ke US$3.127,12 per keping. Selain itu, koin dari platform smart contract lain seperti Solana (SOL), Cardano (ADA), dan Polkadot (DOT) masing-masing terpeleset 1,81%, 4,7%, dan 2,14%.

Nilai koin platform smart contract kompak goyah setelah alamat aktif aplikasi terdesentralisasi (DApps) terlihat melandai. Sebagai contoh, data DappRadar mencatat bahwa jumlah alamat aktif DApps di jaringan Ethereum turun 28% dalam sebulan terakhir.

Emas

Harga emas di pasar spot terlihat di level US$1.825,95 per ons pada pukul 08.07 WIB, naik 0,99% dibanding sehari sebelumnya.

Nilai sang logam mulia masih berjaya seiring banyak pelaku pasar yang getol mengoleksi emas sebagai aset safe haven. Aksi mereka didorong oleh antisipasi bahwa inflasi AS diperkiakan akan terus meroket setelah membaiknya data ketenagakerjaan AS di Januari plus harga minyak yang terus menanjak tak henti-henti.

Kini, mereka fokus pada perilisan data inflasi AS yang sedianya diumumkan akhir pekan ini.

Baca juga: Faktor Pergerakan Harga Emas di Indonesia & Seluruh Dunia

Dolar AS

Nilai indeks dolar AS bertengger di 95,64 pada pukul 08.10 WIB, naik tipis dibanding 95,47 kemarin.

Kendati berhasil menanjak tipis, nilai sang aset greenback sejatinya tengah berada dalam posisi sideways. Hal ini terjadi setelah Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengumumkan bahwa otoritas moneter benua biru tersebut kemungkinan akan tidak begitu agresif dalam mengetatkan kebijakan moneter. Apa alasannya? Simak di tautan ini ya, Sobat Cuan!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang.

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait