Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Pagi: Tak Lagi Galau, Kripto & Saham AS Kembali Menghijau!
shareIcon

Pluang Pagi: Tak Lagi Galau, Kripto & Saham AS Kembali Menghijau!

8 Apr 2022, 1:30 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Pagi: Tak Lagi Galau, Kripto &  Saham AS Kembali Menghijau!

Selamat pagi, Sobat Cuan! Pagi ini tampaknya menjadi hari keberuntunganmu, nih. Bursa Amerika Serikat (AS) kembali bergairah, sementara pasar kripto mulai kembali bangkit setelah kemarin dihantam musibah. Seperti apa lengkapnya? Simak Rangkuman Pasar berikut!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham AS berhasil rebound pada sesi perdagangan Kamis (7/4). Nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) lompat 0,3%, sementara nilai S&P 500 dan Nasdaq sama-sama naik tipis masing-masing sebesar 0,4% dan 0,1%.
  • Setelah dilanda kepanikan sehari sebelumnya, indeks Wall Street sukses comeback berkat kinerja apik saham-saham sektor teknologi. Buktinya, nilai saham Apple dan Microsoft berhasil finish di zona hijau.
  • Moncernya saham sektor teknologi disebabkan oleh aksi investor yang memborong saham-saham tersebut mumpung harganya sedang murah (buy the dip). 
  • Sementara itu, nilai saham HP terbang lebih dari 15% setelah perusahaan besutan taipan Warren Buffett, Berkshire Hathaway, membeli 11,4% kepemilikan di perusahaan teknologi tersebut.
  • Kendati demikian, penguatan indeks saham AS tertahan oleh kenaikan tingkat imbal hasil obligasi AS. Sekadar informasi, yield obligasi pemerintah AS meroket setelah bank sentral AS, The Fed, mengatakan bakal bersikap agresif dalam mengetatkan kebijakan moneternya demi meredam inflasi.
  • Selain itu, krisis geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang berlangsung sejak Februari belum menunjukkan sinyal usai. Malahan, konflik tersebut kian tereskalasi.
  • Baru-baru ini, militer Rusia kembali terlihat aktif di Ukraina timur. Sementara itu, dewan legislatif AS telah menyetujui untuk mencoret Rusia dari daftar negara "Most Favored Nations", sehingga impor asal Rusia bakal dikenakan tarif yang lebih tinggi.

Baca juga: Pluang Insight: Menilik Berkah dan Musibah dari Tensi Rusia-Ukraina

Aset Kripto

  • Setelah kebakaran hebat kemarin, pasar kripto untungnya bernasib mujur pagi ini. Melansir Coinmarketcap pukul 07.58 WIB, sembilan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat sukses melaju ke zona hijau.
  • Nilai Bitcoin (BTC) kini bertengger di US$43.366,36 atau tumbuh 1,09% dalam sehari terakhir. Sementara itu, nilai Ether (ETH) kini nangkring di US$3.221,45 atau naik 2,07% di waktu yang sama.
  • Kemudian, nilai Solana (SOL) dan XRP masing-masing loncat 7,3% dan 3,99% dalam 24 jam terakhir. Tak ketinggalan, terdapat pula Cardano (ADA), Avalanche (AVAX), dan Polkadot (DOT) yang masing-masing tumbuh 3,45%, 6,65%, dan 3,54% di waktu yang berbarengan.
  • Analis mengatakan, pasar kripto perlahan mencoba kembali stabil setelah kubu bull berhasil menguasai pasar setelah terjadinya panic selling kemarin. Seperti dikutip Coindesk, analis senior OANDA Edward Moya mengatakan, BTC dan aset kripto lainnya kemarin memang sempat kehilangan arah lantaran pelaku pasar masih belum bisa mencerna tingkat agresivitas The Fed dalam mengetatkan kebijakan moneternya.
  • Sentimen positif lainnya datang dari Menteri Keuangan AS Janet Yellen. Mantan Ketua The Fed tersebut mengatakan, Dolar AS digital dapat menjadi uang yang "dapat dipercaya" dibanding uang fisik di masa depan.
  • Pelaku pasar menganggap komentar tersebut sebagai sinyal bahwa pemerintah AS mungkin akan benar-benar serius mendukung pengembangan mata uang virtual dan "konco-konconya".
  • Adapun bintang utama di panggung kripto hari ini adalah NEAR Protocol (NEAR) yang nilainya tumbuh 13,61% dalam sehari terakhir. Nilai NEAR melonjak setelah jaringan tersebut mendulang pendanaan sebesar US$350 juta dari konsorsium yang dipimpin oleh Tiger Global.
  • Selain itu, terdapat pula Kava (KAVA) yang nilainya tumbuh 11,71% dalam 24 jam terakhir. Hal ini terjadi setelah pengembang mengumumkan hasil ujicoba proyek co-chain Alpha di Ethereum yang memuaskan. Kava mengatakan, testnet tersebut menghasilkan 370.000 blok transaksi baru dan memproses lebih dari 162.500 transaksi Ethereum Virtual Machine (EVM).

Emas

  • Harga emas di pasar spot menyentuh level US$1.934,2 per ons pada pukul 08.23 WIB, melonjak dari posisi sama sehari sebelumnya US$1.923 per ons.
  • Nilai sang logam mulia kembali berkilau setelah pelaku pasar kembali mengoleksi emas sebagai aset safe haven di tengah memanasnya kembali konflik antara Rusia dan Ukraina. Maklum, investor memang doyan menyimpan kekayaannya di emas jika situasi politik memang tak menentu.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Efek Fed Masih Terasa, IHSG Berjaya Tapi Kripto Sengsara

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang pagi
Pluang Pagi: Krisis di Ukraina Memanas, Aset Kripto Kembali Lemas!
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1