Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Saham AS Libur, LUNC & LUNA Ketiban Nasib Mujur!

Selamat pagi, Sobat Cuan! Bursa saham AS tutup menyusul libur hari buruh di negara tersebut. Namun, tanggal merah tersebut ternyata tak menyurutkan Terra Classic (LUNC) untuk melesat tajam pagi ini! Simak selengkapnya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Tidak ada aktivitas di bursa saham Amerika Serikat (AS) menyusul libur hari buruh yang jatuh pada Senin (5/9).
  • Meski demikian, pelaku pasar tetap mengantisipasi serangkaian peristiwa makroekonomi yang dijadwalkan terjadi pekan ini.
  • Mereka menanti perilisan data indeks manufaktur dan indeks jasa AS pada awal pekan ini. Selain itu, mereka juga mengantisipasi komentar terbaru Ketua dan Wakil Ketua The Fed, Jerome Powell dan Lael Brainard, yang masing-masing dijadwalkan akan menyampaikan pidatonya pekan ini.

Baca Juga: Rangkuman Pasar: Kebijakan BBM Bikin IHSG Melambung, Kripto Malah Linglung

Aset Kripto

  • Sementara itu, pergerakan nilai aset kripto masih terlihat bervariasi pada Selasa pagi. Melansir Coinmarketcap pukul 07.12 WIB, enam dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar berada di zona merah sementara sisanya mendarat di zona hijau.
  • Nilai Bitcoin (BTC) menguat 0,66% dalam sehari terakhir dan kini berada di US$19.847 per keping. Di sisi lain, nilai Ether (ETH) menguat 2,79% ke US$1.625 per keping di waktu yang sama.
  • Altcoin lainnya yang bercokol di zona hijau adalah Solana (SOL) dan Polkadot (DOT) yang tumbuh di bawah 1% dalam sehari terakhir. Selain itu, ada pula nilai XRP yang menguat 2,09% disaat bersamaan.
  • Sementara altcoin utama yang bertengger di zona merah contohnya terdiri dari Binance Coin (BNB), Cardano (ADA), dan Dogecoin (DOGE) yang kompak menguat kurang dari 1% dalam 24 jam terakhir.
  • Secara umum, perdagangan aset kripto terbilang sepi menyusul libur hari buruh sekaligus long weekend di AS. Alhasil, tidak ada aksi pelaku pasar yang signifikan di pasar kripto dalam seharian terakhir. Hal itu juga tercermin dari laju harga aset kripto yang mencatat angka penguatan atau pelemahan tipis.
  • Kendati begitu, pelaku pasar saat ini tengah fokus mencerna data Glassnode terbaru di mana 65,76% dari total BTC beredar ternyata tidak pernah berpindah tangan dalam setahun belakangan. Hal itu, menurut beberapa analis, bisa menjadi gerbang kenaikan harga BTC yang melesat bak meteor.
  • Menurut data historisnya, suplai BTC yang "didiamkan" dalam setahun terakhir sempat mencapai puncaknya pada Januari 2016. Setelah itu, harga sang raja aset kripto reli hingga 4.340% dalam 21 bulan berikutnya.
  • Kendati demikian, duo koin jaringan Terra, Terra Classic (LUNC) dan Terra (LUNA), sukses menarik perhatian setelah nilai keduanya meroket masing-masing 57,94% dan 8,21% dalam sehari terakhir.
  • Nilai keduanya lompat setelah terus dihujani kabar baik dalam sebulan belakangan.
  • Setelah mengaktivasi fitur staking di jaringannya pada akhir bulan lalu, LUNC dikabarkan bisa "membakar" keping-keping tokennya di platform Binance dan Kucoin pada Senin (12/9). Jika aktivitas ini benar-benar terjadi, maka suplai LUNC di pasaran diramal menyusut 1,2%. Sesuai hukum ekonomi, penurunan suplai tentu akan berdampak baik bagi harga satu aset kripto.
  • Selain duo koin Terra, Ethereum Classic (ETC) juga sukses melesat 25,85% dalam 24 jam terakhir.
  • Hal ini terjadi setelah BTC.com, platform blockchain explorer dan pool penambangan kripto, meluncurkan pool khusus bagi ETC berbiaya gratis untuk tiga bulan ke depan.

Emas

  • Harga emas di pasar spot berada di US$1.720 per ons pada pukul 07.39 WIB, menguat dari US$1.709 di periode yang sama kemarin.
  • Nilai sang logam mulia semakin perkasa setelah pelaku pasar mulai merasa bahwa The Fed bisa saja mengurangi agresivitasnya dalam mengetatkan kebijakan moneternya.
  • Pelaku pasar menyadari hal itu setelah Departemen Ketenagakerjaan AS merilis angka penyerapan tenaga kerja (Non-Farm Payroll) Agustus pada Jumat (2/9). Data tersebut memperlihatkan bahwa tingkat pengangguran AS naik tipis ke 3,7% pada bulan lalu.

Baca Juga: Pluang Pagi: Kripto Sukses Bertahan Meski Ditekan Data Ketenagakerjaan

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait