Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Rangkuman Pasar: Kebijakan BBM Bikin IHSG Melambung, Kripto Malah Linglung

Selamat sore, Sobat Cuan! IHSG berhasil berjaya sore hari ini sementara pergerakan aset kripto cenderung ke sana-sini. Apa yang terjadi? Simak ulasannya di sini!

IHSG

Nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berseri mengawali pekan ini. Lihat saja, nilainya bertengger di 7.231,88 poin pada penutupan Senin (5/9) alias menguat 0,76% dibanding akhir pekan lalu.

Padahal, IHSG awalnya terlihat melempem di awal sesi perdagangan. Nilainya sempat tenggelam ke 7.147,97 poin sebelum kembali menembus level psikologis 7.200.

Pasar saham domestik bergairah setelah pelaku pasar menyambut baik kebijakan pemerintah dalam mengerek harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan penugasan.

Pada Sabtu (3/9), pemerintah akhirnya menaikkan harga Pertalite dari Rp7.650 hingga Rp10.000 per liter, harga Bio Solar dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, dan harga Pertamax dari Rp12.500 hingga Rp14.500 demi mengekang beban subsidi BBM yang membengkak.

Kenaikan harga BBM tentu akan menyumbang inflasi, sebuah kondisi yang tidak bersahabat baik dengan performa pasar modal. Namun, di saat yang sama, pelaku pasar juga meyakini bahwa daya beli masyarakat tidak akan tertekan setelah pemerintah mengguyur dua bantuan sosial (bansos) sekaligus.

Di saat yang sama, pergerakan IHSG juga semakin mantap berkat kinerja apik saham-saham batu bara. Nilai saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), contohnya, meroket 10,57%. Sementara itu, nilai saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) ikut meningkat 6,61%.

Harga batu bara melesat setelah krisis energi kian kentara di Eropa.

Pada akhir pekan lalu, perusahaan gas Rusia Gazprom mengatakan tak bisa memenuhi permintaan gas Eropa melalui jaringan pipa Nordstream. Peristiwa itu diharapkan membuat masyarakat Eropa mengalihkan sumber energinya dari gas alam ke batu bara.

Baca Juga: Pasar Sepekan: Investor Dipenuhi Rasa Bimbang, Market Alami Gelombang!

Aset Kripto

Pergerakan harga aset kripto sore ini terbilang bervariasi. Melansir Coinmarketcap pukul 16.22 WIB, hanya lima dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sukses mendarat di zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Sama seperti pagi tadi, pelaku pasar memanfaatkan momentum penurunan harga aset kripto selama beberapa hari terakhir untuk melakukan aksi akumulasi (buy the dip).

Hanya saja, pelaku pasar kemudian gamang untuk melakukan price actions lebih lanjut mengingat sepinya volume perdagangan. Maklum, warga Amerika Serikat (AS) akan menikmati hari buruh yang jatuh pada hari ini.

Di samping itu, kuatnya sinyal The Fed untuk mengerek suku bunga acuannya di bulan ini juga bikin patah semangat pelaku pasar. Asal tahu saja, sinyal-sinyal pengetatan kebijakan moneter The Fed semakin kuat setelah penyerapan tenaga kerja AS terbilang masih kuat meski angkanya melandai dibanding sebulan sebelumnya.

Tak ketinggalan, penguatan nilai Dolar AS juga ikut menghantam kinerja pasar kripto pada sore hari ini. Terlebih, nilai indeks Dolar AS sempat menembus 110,23 poin pada pukul 13.00 WIB, alias menguat 0,35% dibanding sehari sebelumnya, menyusul terjunnya nilai tukar Euro akibat potensi krisis energi Eropa.

Sekadar informasi, penguatan nilai Dolar AS berkorelasi negatif dengan pergerakan harga aset kripto. Pasalnya, pelaku pasar tentu akan melepas aset kriptonya ketika nilai sang aset greenback, yang merupakan aset berisiko minim, terlihat menggiurkan.

Dari segi teknikal, beberapa analis mengatakan bahwa BTC perlu menembus level US$20.400 per keping demi melanggengkan jalan ke tingkat US$21.500 per keping. Jika hal itu tak terjadi, maka sang raja aset kripto diperkirakan akan terus bergerak di rentang harga yang terbatas.

Baca Juga: Pluang Pagi: Kripto Sukses Bertahan Meski Ditekan Data Ketenagakerjaan

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait