Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: DOGE Kian Perkasa Kala Pasar Kripto Terlihat Putus Asa

Selamat pagi, Sobat Cuan! Kondisi pasar Rabu pagi ini mendadak suram. Indeks saham Amerika Serikat (AS) runtuh berjemaah sementara pasar kripto kebakaran. Ada apa sih? Simak ulasannya di Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham Wall Street lemah tak berdaya menutup sesi perdagangan Selasa (5/4). Nilai Dow Jones Industrial Average (DJIA) amblas 0,8%, sementara nilai S&P 500 dan Nasdaq longsor lebih dalam yaknu masing-masing 1,2% dan 2,3%.
  • Lesunya kinerja indeks saham AS kemarin didorong oleh performa memble saham-saham raksasa teknologi. Nilai saham Apple dan Alphabet kompak melemah lebih dari 1% kemarin, sementara Amazon.com malah runtuh 2%.
  • Nilai saham teknologi terguncang setelah tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS menunjukkan keperkasaannya. Tercatat, yield obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun menembus 2,5% kemarin.
  • Sekadasr informasi, kenaikan yield obligasi AS selama ini memang dikenal sebagai musuh bebuyutan bagi saham-saham teknologi berkategori growth stocks.
  • Yield obligasi pemerintah AS menjulang pasca gubernur The Fed, Lael Bernard mengatakan bahwa otoritas moneter AS itu sudah mempersiapkan diri untuk mengambil aksi moneter "yang lebih kuat" demi meredam inflasi dan ekspektasi inflasi ke depan.
  • Brainard, yang juga merupakan calon wakil ketua The Fed, menambahkan bahwa bank sentral AS tersebut bisa mengurangi jumlah neracanya dengan sangat kencang pada pertemuan FOMC Mei mendatang.
  • Komentar hawkish tersebut muncul sehari sebelum perilisan risalah rapat FOMC Maret The Fed (minutes of meeting) yang dijadwalkan Rabu (6/4) waktu setempat.

Baca juga: Rangkuman Pasar: IHSG Cetak Rekor Baru, Kripto Masih Terlihat Membisu

Aset Kripto

  • Kondisi pasar aset kripto masih terbilang mendung pada pagi ini. Melansir Coinmarketcap pukul 08.26 WIB, delapan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar pasrah mendekam di zona merah dalam 24 jam terakhir.
  • Nilai Bitcoin (BTC) kini bertengger di US$45.195,9 per keping alias melorot 2,62% dalam sehari terakhir. Langkahnya diikuti oleh Ether (ETH) yang merosot 4,74% ke US$3.344,06 per keping di waktu yang sama.
  • Altcoin lainnya pun bernasib serupa. Nilai Solana (SOL) amblas 4,32%, sementara nilai Cardano (ADA), XRP, dan Avalanche (AVAX) masing-masing melemah 4,51%, 2,2%, dan 6,23% di kesempatan yang sama.
  • Secara umum, pergerakan aset kripto pagi ini didominasi oleh sikap pelaku pasar yang kembali ragu-ragu menanamkan dananya ke pasar berisiko, termasuk kripto.
  • Hal ini terjadi setelah The Fed lagi-lagi curhat mengenai kebijakan moneternya yang ketat ke publik. Sekadar informasi, pengetatan moneter bank sentral akan menuntun investor untuk mencari aset yang lebih aman dan berbondong-bondong meninggalkan aset spekulatif.
  • Padahal, terdapat sentimen positif lain yang menghinggapi pasar kripto kemarin. Contohnya, Microstrategy mengumumkan telah menambah lagi kelolaan BTC-nya sebanyak 4.100 BTC atau senilai US$190 juta. Sentimen mengenai adopsi investor institusi semestinya bisa mendorong nilai aset kripto ke depan.
  • Dari seluruh jajaran aset kripto yang kompak lunglai, terdapat Dogecoin (DOGE) yang ternyata malah sukses membukukan pertumbuhan nilai 9,52% dalam sehari terakhir. Hal ini terjadi setelah punggawa Tesla, Elon Musk, dikabarkan telah masuk ke dalam jajaran direksi Twitter.
  • Peristiwa ini tepat terjadi setelah Musk membeli 9,2% saham Twitter senilai US$2,88 miliar.

Emas

  • Harga emas di pasar spot bercokol di US$1.923,71 per ons pada pukul 08.39 WIB, melemah tajam dari US$1.931 per ons kemarin.
  • Kilau sang logam mulia semakin pudar setelah pejabat The Fed masih saja melontarkan hawkish-nya. Ucapan tersebut mendongkrak yield obligasi pemerintah AS dan akhirnya menjadi tulah bagi harga emas.
  • Sekadar informasi, kenaikan tingkat imbal hasil pemerintah akan meningkatkan opportunity cost menggenggam emas. Sehingga, investor akan merasa kurang cuan dalam mengoleksi sang logam mulia mengingat emas tidak menghasilkan imbal hasil secara periodik.

Baca juga: Pluang Pagi: Kondisi Makro Belum Stabil, Kripto Mulai Tampil Centil

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait