Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Pagi: Aset Kripto Mulai Bangkit Saat Saham AS Gagal Tampil Gesit

Good morning, Sobat Cuan! Kondisi market hari ini pastinya bakal bikin kamu sukses senyum-senyum sendiri. Pasalnya, hujan cuan lagi hinggap di pasar kripto meski indeks saham Amerika Serikat (AS) terlihat jalan di tempat. Yuk, simak ulasannya di sini!

Indeks Saham AS

  • Trio indeks saham utama AS terpantau stagnan menutup sesi perdagangan Senin (18/4) waktu setempat. Nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan Nasdaq masing-masing terpeleset 0,1%, sementara nilai S&P 500 terbilang flat.
  • Di satu sisi, performa indeks saham Wall Street mendapat angin segar dari kinerja saham perbankan. Hal ini terjadi setelah nilai saham Bank of America terbang 3% setelah perseroan membukukan kinerja keuangan triwulan I 2022 yang berada di atas ekspektasi analis.
  • Kondisi ini setidaknya meredakan kecemasan investor yang sempat berpikir bahwa AS tengah mengalami krisis gagal bayar utang konsumsi, sebuah faktor yang menghalangi JPMorgan & Chase Co untuk membukukan kinerja keuangan yang mantap di kuartal I.
  • Hanya saja, penguatan indeks saham AS tertahan akibat kenaikan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun, yang kini hampir menembus 3%.
  • Sekadar informasi, kenaikan yield obligasi pemerintah AS membuat investor berspekulasi bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mengerek suku bunga acuannya dengan agresif. Langkah tersebut akan memicu kenaikan suku bunga kredit dan menghambat pertumbuhan konsumsi dan investasi, dua motor utama penggerak ekonomi.

Baca juga: Pluang Pagi: Eropa Timur Kembali Memanas, Harga Emas Ganas Tapi Kripto Lemas

Aset Kripto

  • Pasar kripto mulai terlihat semringah mengawali Selasa pagi. Melansir Coinmarketcap pukul 08.20 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat sukses melaju ke zona hijau dalam 24 jam terakhir.
  • Nilai Bitcoin (BTC) kini berada di US$40.884 per keping alias tumbuh 2,84% dalam sehari terakhir. Sementara itu, nilai Ether (ETH) berada di level US$3.062,04 atau meningkat 2,34% di waktu yang sama.
  • Nasib yang sama juga terjadi di altcoin lainnya. Nilai Solana (SOL) tumbuh 2,75% dalam sehari terakhir, sementara Cardano (ADA) naik 2,24%, Avalanche (AVAX) loncat 2,57%, Dogecoin (DOGE) menanjak 0,27%, sementara Polkadot (DOT) naik 2,09% di waktu yang sama.
  • Secara umum, kinerja aset kripto yang ciamik pagi ini disebabkan oleh aksi borong trader di pasar kripto seiring niatan mereka untuk melakukan price actions.
  • "Pelaku pasar yang bosan dengan pasar kripto sedang menjadi trader yang tidak sabaran, sehingga akhirnya mereka mengambil inisiatif (untuk melakukan price actions) 'menimbun' aset kripto," jelas Chief Investment Officer perusahaan manajemen investasi kripto Arca, Jeff Dorman, seperti dikutip Coindesk.
  • Hanya saja, aksi borong tersebut tak hanya dilakukan oleh trader biasa saja. Menurut data on-chain milik CryptoQuant, terdapat banyak BTC yang keluar dari dompet-dompet exchange. Hal ini menjadi indikasi bahwa bandar aset kripto, alias whales, tengah melakukan mode akumulasi sehingga bikin sirkulasi BTC di platform exchange mengering.
  • Bintang panggung pasar kripto hari ini jatuh ke tangan Terra (LUNA) yang mengalami pertumbuhan nilai 16,26% dalam sehari terakhir. Nilai LUNA melesat pasca jaringan Terra mengumumkan bahwa stablecoin-nya, UST, kini berkapitalisasi pasar US$17,5 miliar dan menjadi stablecoin terbesar ketiga sejagat.
  • Seolah tak mau ketinggalan, nilai Zcash (ZEC) ikut melonjak 13,22%. Kemudian, terdapat pula Monero (XMR) yang juga tumbuh 11,18% dalam sehari terakhir. hal ini terjadi pasca komunitas Monero menyepakati hard fork pada Juli mendatang.

Emas

  • Harga emas di pasar spot kini bertengger di US$1.976,93 per ons pada pukul 08.43 WIB, melemah dari posisi sehari sebelumnya US$1.985,25 per ons.
  • Nilai sang logam mulia melemah setelah yield obligasi AS bertenor 10 tahun mulai menunjukkan keperkasannya.
  • Sekadar informasi, kenaikan tingkat imbal hasil obligasi AS akan membuat opportunity cost dalam menggenggam emas menjadi lebih mahal. Alhasil, mereka akan melepas emas, sebuah aset yang memang tidak menghasilkan imbal hasil secara periodik.
  • Meski demikian, pelemahan harga emas tertahan oleh aksi beli investor seiring konflik geopolitik Rusia dan Ukraina yang makin panas.
  • Perkembangan terbarunya, Rusia dikabarkan tengah fokus menyerang sisi timur Ukraina. Dalam video terbarunya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy juga mengatakan bahwa pasukan Rusia sedang berkonsentrasi untuk melakukan serangan di wilayah Donbas.

Baca juga: Rangkuman Pasar: IHSG Terbang Berkat Surplus Dagang, Kripto Masih 'Kejang'

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait