Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Mengenal Suku Bunga The Fed dan Pengaruhnya Bagi Investasi
shareIcon

Mengenal Suku Bunga The Fed dan Pengaruhnya Bagi Investasi

13 Jul 2023, 10:33 AM·Waktu baca: 5 menit
shareIcon
Kategori
Suku Bunga The Fed

Suku bunga The Fed adalah suatu "benda" yang bisa mempengaruhi ekonomi dan investasi. Lantas, apa alasannya?

Apa Itu Suku Bunga The Fed?

Suku bunga The Fed adalah suku bunga yang merujuk pada Fed Fund Rate, yakni suku bunga yang menjadi target suku bunga acuan The Fed.

Suku bunga Fed Fund Rate sendiri adalah tingkat suku bunga yang bisa dikenakan satu bank ke bank lain ketika ia ingin meminjamkan kelebihan likuiditasnya yang dicadangkan di The Fed di pasar overnight.

Karena statusnya sebagai suku bunga acuan, Fed Fund Rate selalu digunakan The Fed sebagai salah satu instrumen kebijakan moneter utamanya. Artinya, dengan mengubah suku bunga acuan, maka The Fed sejatinya ingin mengarahkan ekonomi AS ke satu kondisi tertentu misalnya mengontrol pertumbuhan ekonomi atau mengendalikan inflasi.

Baca Juga: Apa Itu Bank Sentral? Mengenal Fungsi, Tugas dan Wewenangnya

Bagaimana The Fed Menentukan Suku Bunga?

Suku bunga ini ditetapkan oleh komite pasar terbuka federal (Federal Open Market Committee/FOMC), yang merupakan badan penyusun kebijakan di dalam tubuh The Fed. Biasanya, anggota FOMC akan menetapkan suku bunga acuan tersebut dalam perhelatan yang disebut rapat FOMC, yang umumnya berlangsung delapan kali setahun.

Rapat FOMC menentukan perubahan suku bunga tersebut berdasarkan kondisi ekonomi terkini, misalnya tingkat inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan penyerapan tingkat tenaga kerja di AS.

Sebagai contoh, jika The Fed percaya bahwa ekonomi tumbuh terlalu cepat dan inflasi kian panas, maka ia pun akan mengerek suku bunga acuannya. Begitu pun sebaliknya. The Fed cenderung menurunkan suku bunga acuan guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi atau tanda-tanda deflasi sudah mulai muncul.

Apabila ditilik dri sejarahnya, The Fed sempat memasang Fed Fund Rate paling tinggi sebesar 20% pada awal 1980 demi meredam inflasi parah yang terjadi saat ini. Namun, ketika AS dilanda resesi hebat antara 2007-2009, The Fed pun sempat memasang bunga acuannya di kisaran 0% hingga 0,25% agar ekonomi AS bisa kembali lepas landas.

Mengapa Suku Bunga The Fed Penting bagi Ekonomi?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, suku bunga The Fed adalah instrumen kebijakan moneter penting bagi bank sentral AS tersebut. Pasalnya, The Fed bisa "memanipulasi" ekonomi AS melalui instrumen yang dimaksud.

Namun pertanyaannya, mengapa Fed Fund Rate adalah instrumen kebijakan yang punya pengaruh besar di perekonomian?

Karena punya status sebagai suku bunga acuan, maka Fed Fund Rate dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran uang di masyarakat.

Sebagai contoh, apabila Fed Fund Rate naik, maka bunga kredit pun meningkat. Akibatnya, masyarakat pun tidak akan tergugah dalam meminjam uang, baik untuk kegiatan konsumsi maupun investasi. Hasilnya, peredaran uang di masyarakat pun semakin menipis.

Begitu pula sebaliknya. Bunga pinjaman akan susut jika Fed Fund Rate turun. Implikasinya, masyarakat akan tergugah untuk mengambil pinjaman dan pada akhirnya meningkatkan peredaran uang di masyarakat.

Kemudian, sesuai teori ekonomi, permintaan dan penawaran uang nantinya akan mempengaruhi permintaan agregat di masyarakat. Sementara itu, perubahan permintaan agregat nantinya akan mempengaruhi perubahan harga barang dan jasa. Nah, berdasarkan mekanisme tersebut, maka The Fed bisa menggunakan instrumen Fed Fund rate untuk mengendalikan tingkat inflasi.

Di saat yang sama, permintaan agregat juga bisa merangsang pertumbuhan ekonomi, khususnya di sisi konsumsi dan investasi. Dengan kata lain, The Fed juga bisa memanfaatkan instrumen Fed Fund Rate untuk merangsang atau menghambat pertumbuhan ekonomi AS dengan cara mengintervensi permintaan agregatnya.

Baca Juga: Atur Stabilitas Keuangan Masa Pandemi, Ketahui 5 Kebijakan Moneter BI

Apa Saja Pengaruh Suku Bunga The Fed Terhadap Investasi?

Tak hanya krusial bagi ekonomi, Fed Fund Rate rupanya juga berperan penting di dalam membentuk iklim investasi, utamanya di investasi saham. Lantas, apa saja efek perubahan Fed Fund Rate terhadap investasi?

1. Membentuk Sentimen Pasar

Perubahan suku bunga acuan The Fed bisa dibilang merupakan cerminan bank sentral dalam menakar kondisi ekonomi di masa depan. Makanya, naik-turun Fed Fund Rate sangat krusial dalam menentukan sentimen yang terjadi di pasar modal.

Sebagai contoh, jika The Fed menurunkan Fed Fund rate, maka bisa dibilang bahwa The Fed sedang ingin merangsang pertumbuhan ekonomi.

Investor umumnya melihat kondisi ini sebagai sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi akan tumbuh mantap ke depan. Akibatnya, mereka pun menyerbu instrumen investasi berisiko, khususnya saham, dengan harapan bahwa kinerja keuangan emiten akan membaik ke depan seiring kenaikan pertumbuhan ekonomi.

Begitu pun sebaliknya. Jika The Fed menaikkan Fed Fund Rate, maka itu adalah isyarat bank sentral untuk mengetatkan jumlah uang beredar. Investor biasa akan mengasosiasikan hal tersebut sebagai sentimen negatif bagi investasi saham.

2. Mempengaruhi Selera Risiko Investasi

Perubahan Fed Fund Rate rupanya juga mempengaruhi selera risiko investor dalam berinvestasi.

Pada umumnya, ketika Fed Fund Rate turun, investor akan doyan mengoleksi aset-aset berisiko seperti saham mengingat akses likuiditas sedang terbilang mudah.

Hanya saja, investor akan mengurangi porsinya di aset berisiko dan akan menempatkan dananya di instrumen berisiko rendah ketika The Fed mengerek Fed Fund Rate. Apa alasannya?

Sekadar informasi, kenaikan suku bunga The Fed biasanya dibarengi dengan kenaikan suku bunga simpanan di perbankan dan kenaikan tingkat imbal hasil obligasi. Melihat kondisi itu, investor tentu akan lebih memilih membenamkan dana di produk-produk tersebut yang cuannya bersifat "pasti-pasti saja" daripada bertaruh di aset berisiko.

3. Katalis Utama bagi Saham Perusahaan yang Punya Utang Jumbo

Di dalam investasi saham, perubahan Fed Fund Rate bisa menjadi katalis kuat bagi pergerakan nilai saham-saham perusahaan yang punya utang segudang.

Sebagai ilustrasi, kenaikan suku bunga acuan tentu akan disertai dengan kenaikan tingkat bunga kredit. Akibatnya, perusahaan-perusahaan tersebut mau tak mau harus membayar bunga pinjaman yang lebih tinggi dari sebelumnya. Hal itu tentunya akan mengikis profitabilitas perusahaan dan menjadi faktor fundamental yang bisa menekan harga sahamnya.

Namun, seperti dua sisi mata uang, kenaikan suku bunga acuan bisa menjadi musibah bagi satu sektor namun juga bisa menjadi berkah bagi sektor lain.

Adapun salah satu sektor yang ketiban untung dari kenaikan suku bunga acuan adalah sektor perbankan. Pasalnya, kenaikan tingkat bunga pinjaman membuat sektor ini bisa menikmati pendapatan bunga yang lebih mumpuni.

4. Mempengaruhi Iklim Investasi di Negara Lain

Perubahan Fed Fund Rate rupanya juga bisa mempengaruhi permintaan dan penawaran instrumen investasi di negara lain. Apa alasannya?

Sebagai contoh, kenaikan suku bunga acuan akan meningkatkan suku bunga simpanan di AS. Alhasil, banyak investor memilih menyimpan Dolar AS ketimbang menanamkannya di instrumen investasi, termasuk investasinya di luar negeri. Bahkan, hal itu bisa juga mendorong investor untuk menjual aset investasinya di luar negeri dan mengonversikannya ke dalam nilai Dolar AS.

Sayangnya, hal tersebut akan memicu arus modal keluar (capital outflow) di negara tujuan investasi sang investor. Jika dibiarkan terus, maka peristiwa itu akan membuat iklim pasar finansial negara tersebut semakin mendung.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: Investopedia, The Balance Money

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
investasi
Sobat Cuan, Begini Lho Cara Jitu Screening Saham Favoritmu!
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1