Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Mengenal Pepe Crypto, Token Meme Jaringan Ethereum yang Naik Daun
shareIcon

Mengenal Pepe Crypto, Token Meme Jaringan Ethereum yang Naik Daun

6 Jun 2023, 7:28 AM·Waktu baca: 5 menit
shareIcon
Kategori
Pepe Crypto

Pepe crypto adalah token meme yang dibangun di atas Ethereum yang belakangan tengah jadi buah bibir. Seperti apa sih seluk beluk token satu ini?

Apa itu Pepe Crypto?

Pepe (PEPE) adalah token meme berbasis Non-Fungible Token (NFT) yang didirikan di atas jaringan blockchain Ethereum dan dikembangkan oleh developer anonim.

Lantaran berjenis token meme, maka sebenarnya token ini tidak punya fungsi khusus apapun. Sama seperti koin dan token meme lain seperti Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB), Pepe sejatinya merupakan representasi dari hal-hal yang sedang viral di internet. 

Bahkan, Pepe sendiri sepertinya tidak menganggap dirinya dengan serius. Pada situs resminya, Pepe mendeskripsikan dirinya sendiri sebagai "koin meme paling memeable yang pernah ada di jagat kripto".

Selain itu, Pepe juga sesumbar ingin menggeser token dan koin meme berlogo anjing, yang kemungkinan merujuk pada DOGE dan SHIB. Secara gamblang, developer Pepe juga menegaskan bahwa token ini sama sekali tidak berguna melainkan hanya sebatas token hiburan semata.

Belakangan, token ini mendadak jadi buah bibir di kalangan komunitas kripto. Namun, apa penyebabnya?

Latar Belakang Pepe Crypto

Pepe diluncurkan pertama kali lewat platform Etherscan pada 18 April 2023. Adapun inspirasi dari token tersebut adalah karakter meme populer Pepe The Frog yang diciptakan seniman Matt Furie pada 2005 lalu.

Asal tahu saja, Pepe The Frog adalah meme kodok hijau yang menjadi salah satu karakter komik besutan Furie bertajuk The Boy's Club. Ia sempat populer di berbagai platform seperti Myspace, Twitter dan Tumblr. Bahkan pada 2015, Pepe The Frog telah menjadi salah satu karakter meme paling favorit di dunia.

Saking populernya, karakter ini juga sempat diasosiasikan pada gerakan politik sayap kanan di berbagai negara seperti Hongkong dan Amerika Serikat. Saat itu Furie berupaya keras melindungi citra Pepe dari gerakan yang mengandung unsur kekerasan.

Pepe The Frog
Pepe The Frog. Sumber: Urban Dictionary

Lebih lanjut, Furie sendiri mengaku tidak terasosiasi langsung dengan proyek token meme tersebut. Selain itu, sang developer Pepe juga telah merilis pernyataan resmi bahwasannya PEPE tidak terasosiasi dengan Furie. Menurutnya, tokoh Pepe dipilih sebagai penghormatan kepada "meme yang kita semua kenali dan cintai".

Uniknya, perilisan Pepe crypto kala itu terbilang unik. Sang developer ogah melakukan penawaran koin perdana (Initial Coin Offering), presale, atau airdrop ketika mendistribusikan tokennya. Sang pengembang justru hanya memanfaatkan popularitas tokoh kodok hijau itu untuk mempopulerkan tokennya.

Ternyata, token Pepe mendadak populer di kalangan fans kripto, khususnya di platform media sosial Twitter. Hal itu terjadi setelah fans kripto penasaran dengan beragam cuitan di Twitter yang menunjukkan pembelian token Pepe berjumlah jumbo.

Selain itu, pamor Pepe juga melonjak setelah beragam platform exchange kripto seperti Binance dan Huobi memasukkan token ini ke daftar aset kripto yang bisa dimiliki penggunanya.

Alhasil, Pepe pun mendadak jadi buah bibir. Kurang dari tiga minggu sejak peluncurannya, PEPE telah berhasil mengumpulkan kapitalisasi pasar sebanyak US$400 juta!

Baca Juga: Memahami Ethereum Classic, Apa Bedanya dengan Ethereum?

Bagaimana Cara Kerja Pepe Crypto?

Developer Pepe merinci dengan tegas bahwa token meme satu ini tidak memiliki nilai intrinsik. Selayaknya token meme lainnya, PEPE lebih tepat disebut collectibles.

Mereka juga menjelaskan bahwa tidak ada tim formal maupun peta jalan dibalik proyek satu ini. Karenanya, komunitas PEPE diharapkan jangan ngarep untuk mendapat untung dari mengoleksi token satu ini.

Kendati terlihat bersikap bodo amat, sang developer nyatanya merinci tahap-tahap pengembangan token Pepe ke depan yang terbagi dalam tiga fase, yakni:

Fase Pertama

Sejumlah misi yang tertera dalam fase pertama peluncurannya telah tercapai. Diantaranya adalah launching, masuk jajaran CoinGecko, memiliki 1.000+ holders, dan membuat PEPE trending di Twitter.

Fase Kedua

Fase berikutnya bertujuan untuk membangun kerjasama komunitas lintas platform. Developer menyebut platform Discord dan platform besutan sendiri sebagai sarana membangun komunitas PEPE. Mereka juga berharap dapat sorotan dari berbagai media cetak pada fase ini.

Selain itu, PEPE berencana untuk listing di centalized exchanges (CEX) saat memasuki pengembangan fase kedua. Tak ketinggalan, pada fase ini, mereka juga berharap memiliki minimal 10.000 holders.

Fase Ketiga

PEPE baru menargetkan jumlah pemegang token sebanyak 100.000+ di fase ini. Jumlah yang bahkan telah terlampui dalam beberapa minggu saja.

Namun developer tak hanya menargetkan jumlah holder melainkan juga sejumlah organ resmi komunitas telah berdiri di fase ini. Mereka juga memasukkan peluncuran pepe merch, pepe academy, pepe tools hingga listing di TI Exchange jadi bagian dari peta jalan proyek PEPE fase ketiga.

Aspek Tokenomics Pepe

Secara keseluruhan, token Pepe memiliki total suplai sebanyak 420,69 triliun keping, di mana 93,1% di antaranya telah dikirim pada liquidity pool untuk kemudian dilakukan "pembakaran".

Sisanya, yakni sebanyak 6,9%, disimpan dalam wallet multi-sig. Rencananya, suplai ini akan digunakan untuk listing pada bursa tersentralisasi (CEX) saat proyek ini memasuki fase kedua.

Baca Juga: Mengenal Raydium, Token 'Anak Emas' Jaringan Solana

Risiko dan Tantangan Pepe Crypto

Meski populer, token meme ini memiliki sejumlah risiko dan tantangan yang mengadang. Lantas, apa saja risiko tersebut?

Volatilitas Market

PEPE tergolong aset kripto yang terlalu volatil saat ini. Pergerakan harga PEPE yang agresif membuat token meme ini menyimpan tantangan dan peluang yang perlu disikapi penuh kehati-hatian.

Sejauh ini, harga PEPE memang cenderung reli. Bahkan pada 1 mei 2023, harga PEPE melonjak 100% dalam sehari. Namun, dunia kripto mengenal pepatah, "Harga naik menggunakan tangga, tapi turun pakai elevator."

Apalagi, sebagai token yang baru seumur jagung, PEPE belum memiliki likuiditas yang dalam. Aset seperti ini memiliki risiko besar kesulitan mengeksekusi pencairan dana.

Seiring berjalannya waktu, risiko volatilitas market akan semakin kecil. Terlebih jika pengembangan proyek PEPE berhasil, akan semakin besar komunitas yang berkecimpung di dalamnya. Namun, kamu tetap harus berhati-hati ya, Sobat Cuan!

Risiko Keamanan

Risiko keamanan selalu membayangi aset-aset yang sedang naik daun di komunitas kripto. Grup telegram untuk anggota komunitas PEPE sendiri sempat melaporkan adanya percobaan scam pada wallet CEX PEPE.

Demi keamanan kamu, pastikan kamu mematuhi sejumlah protokol dasar keamanan crypto wallet saat berinteraksi dengan ekosistem DeFi ya, Sobat Cuan!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: Decrypt, Crypto Potato, Pepe

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
crypto
Mengenal Istilah 'Ethereum Killer' dalam Kripto. Apakah Itu?
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1