Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 4 menit

View

0

Pluang Insight: Menikmati Lezatnya Pendapatan McDonalds di 2021

Jaringan restoran cepat saji idola semua kalangan, McDonalds, sukses mencetak pertumbuhan pendapatan yang lezat sepanjang 2021. Namun, apakah pendapatan perseroan bakal tetap gurih di tengah ancaman inflasi bahan baku tahun ini? Simak ulasannya di Pluang Insight berikut!

Profil McDonald's

McDonald's adalah jaringan restoran cepat saji yang memiliki 39.680 gerai di 119 negara di seluruh dunia. Tak heran, jika kemudian McDonald's menyandang status sebagai jaringan restoran terbesar sejagat!

Selain memiliki restoran independen, McDonald's juga melebarkan sayap bisnisnya ke seluruh dunia dengan konsep waralaba. Dengan sistem ini, maka mitra lokal dapat bermitra dengan McDonald's untuk menjual produk dan menggunakan jenama McDonald's secara resmi.

Ternyata, hasil bisnis waralaba perseroan cukup cemerlang lho, Sobat Cuan. Buktinya, pendapatan royalti waralaba dan biaya sewa berkontribusi hampir 60% terhadap total pendapatan perseroan. Sementara itu, sisa 40% berasal dari penjualan yang dihasilkan dari gerai milik perusahaan di AS, bisnis waralaba, dan pengembangan bisnis lainnya.

Baca juga: Pluang Insight: Produk Makin Apik, Pendapatan Apple Kian Ciamik!

Tren Pendapatan McDonald's

Pendapatan McDonald's pada kuartal IV 2021 tercatat US$6 miliar, melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$5,3 miliar. Prestasi itu mengantarkan McDonald's untuk meraih nilai penjualan US$23 miliar sepanjang 2021 alias loncat 21% dibandingkan setahun sebelumnya.

Angka-angka tersebut sekilas terlihat mumpuni ya, Sobat Cuan. Tapi, kamu jangan terkecoh dulu. Sebab, jika kamu membandingkan pendapatan perseroan di kuartal IV 2021 dengan triwulan sebelumnya, maka kamu akan menemukan bahwa pertumbuhan pendapatannya secara kuartalan ternyata melorot.

Pertumbuhan penjualan McDonald's yang 'gurih' sepanjang 2021 didorong oleh kenaikan harga menu makanan di gerai-gerainya yang berlokasi di AS. Tak ketinggalan, perusahaan juga mendulang penerimaan yang mantap dari loyalty program dan layanan digitalnya di negara Paman Sam tersebut.

Sayangnya, pertumbuhan penjualan McDonald's di luar AS agak 'suam-suam kuku'. Penyebabnya, apalagi kalau bukan penutupan gerai berjemaah gara-gara pandemi COVID-19 di seluruh dunia. Kendati demikian, pertumbuhan penjualan McDonald's masih membukukan tren positif di Perancis, Inggris Raya, Italia, dan Jerman.

Catatan penting lainnya, perusahaan ternyata melancarkan strategi 3D (Digital, Delivery, dan Drive Thru) selama setahun belakangan demi mendongkrak pertumbuhan penjualan perseroan. Inilah yang menjadi 'resep' perusahaan untuk meningkatkan pendapatannya di tengah ancaman kenaikan harga bahan baku.

Tak ketinggalan, McDonald's juga terus melakukan promosi produk bersama artis-artis besar global, sebut saja boyband Korea Selatan BTS.

Harga Bahan Baku Mencekik, Laba Bersih McD Nyaris Sesuai Harapan

Meski berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan yang apik, McDonald's sayangnya meraih laba bersih di bawah ekspektasi analis.

McDonald's mencatat laba per saham (Earning per Share) sebesar US$2,23 per saham, atau sedikit di bawah ramalan analis yakni US$2,33 per lembar.

Tetapi untungnya, raihan penjualan McDonald's yang tumbuh 7,5% per tahun berada di atas ekspektasi analis 6,58%. Nah, berbekal pertumbuhan yang kuat tersebut, plus harga menu yang kini agak 'mahal', perseroan seharusnya bisa mengatasi tekanan kenaikan harga bahan baku terhadap profitabilitasnya.

Terlebih, perusahanaan juga berniat kembali melancarkan stratgei 3D sepanjang tahun ini. Inisiatif itu mestinya bisa membuat biaya overhead perusahaan bisa menyusut mengingat bisnis digital membutuhkan biaya operasional yang lebih kecil.

Baca juga: Pluang Insight: COVID Bawa Berkah, Pendapatan Johnson & Johnson Merekah

Valuasi dan Rekomendasi

Berkaca pada kinerja kuartal lalu, sepertinya pelaku pasar sangsi bahwa kinerja keuangan McDonald's akan bikin gebrakan sepanjang 2022. Pasalnya, perseroan sukses menumbuhkan penjualannya secara signifikan tahun lalu, sehingga ada kemungkinan bahwa kinerja tersebut tak akan terulang lagi di tahun ini.

Dari sisi laba bersih, para analis memperhitungkan bahwa McDonald's bisa meraih pertumbuhan 7,8% secara tahunan. Ramalan tersebut terlihat not bad meski kalah seksi dibanding saham-saham perusahaan sejenis.

Meski begitu, valuasi harga saham McDonald's sejatinya sudah sesuai dengan proyeksi tersebut.

Kini, rata-rata valuasi harga saham McDonald's menggunakan pendekatan harga saham per pendapatan (Price-to-Earning atau P/E) bercokol di angka 25x, jauh lebih murah dibanding kompetitornya seperti Dominos, Chipottle dan PapaJohn yang valuasinya rata-rata di atas 50x.

Bahkan, ada kemungkinan valuasi saham McDonald's lebih murah lagi setelah analis memperkirakan bahwa rasio harga saham terhadap pendapatan perseroan akan mencapai 24.4x sepanjang 2022.

Nah, jika Sobat Cuan mau mencari saham-saham murah, maka pilihanmu bisa jatuh ke saham McDonald's karena valuasinya terbilang 50% lebih rendah dari 'teman-temannya'.

Pertumbuhan penjualan yang lambat dan inflasi bahan baku mungkin masih akan menjadi momok bagi investor saham McDonald's ke depan. Tapi, jika kamu percaya dengan strategi digital yang diterapkan perusahaan, maka tak ada salahnya lho kamu mencicipi serunya berinvestasi di saham satu ini!

Dapatkan CFD Saham McDonald's di Sini!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait