pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

3374

Rangkuman Pasar: IHSG Terlihat Sungkan, Nilai STX Tampil Elegan

Selamat sore, Sobat Cuan! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini agak bimbang menuju akhir pekan. Sementara itu, kondisi pasar aset kripto hari ini malah terlihat suam-suam kuku. Kenapa, ya? Simak ulasannya di Rangkuman Pasar berikut!

IHSG

Minim Sentimen, IHSG Memilih Jalan di Tempat

IHSG menutup sesi perdagangan Jumat (11/3) di level 6.922,6 poin, melemah tipis 0,02% dibandingkan sehari sebelumnya. Nasib IHSG sejatinya terbilang agak mujur karena berhasil bangkit mendekati akhir perdagangan setelah amblas 1% di awal-awal perdagangan.

Nilai sang indeks domestik cenderung stagnan lantaran minimnya sentimen domestik yang mampu mendorong investor berburu saham-saham jagoannya. Namun, hujan sentimen justru ramai berasal dari luar negeri, salah satunya datang dari Amerika Serikat (AS).

Kemarin, Departemen Ketenagakerjaan AS mengumumkan bahwa tingkat inflasi tahunan AS mencapai 7,9% secara tahunan di Februari. Ternyata, angka ini merupakan rekor tertingginya dalam 40 tahun terakhir.

Pelaku pasar ternyata cukup mencemaskan data tersebut. Pasalnya, ada kemungkinan bank sentral AS The Fed akan mengerek suku bunga acuannya secara agresif untuk menahan laju inflasi yang dimaksud. Kondisi itu mungkin saja terjadi meski Ketua The Fed Jerome Powell pekan lalu mengatakan bahwa ia lebih selera mengerek suku bunga acuan 25 basis poin saja.

Jika hal itu terjadi, maka Indonesia bisa kena getahnya. Investor asing kemungkinan bakal 'pulang kampung' ke negaranya. Bahkan, ancaman capital outflow kian kentara setelah Bank Sentral Eropa kemarin ikut mengumumkan akan melakukan tapering total pada September mendatang.

IHSG Bergerak Miring, Asing Lancarkan Aksi Jual

Kondisi pasar domestik yang terlihat galau membuat investor asing melancarkan aksi jual. Hal itu tercermin dari nilai jual bersih asing (net foreign sell) sebesar Rp49,36 miliar di pasar reguler pada hari ini.

Mereka terlihat paling banyak melego saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebanyak Rp532,6 miliar, diikuti oleh saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp77,7 miliar. Tak ketinggalan, mereka juga 'cuci gudang' saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sebanyak Rp43 miliar.

Di kesempatan yang sama, mereka justru giat mengoleksi saham-saham big cap. Kali ini, mereka paling getol memborong saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp166 miliar, diikuti oleh saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) masing-masing Rp108,1 miliar dan Rp71,5 miliar.

Baca juga: Pluang Pagi: Invasi & Inflasi Kian Meradang, Saham AS & Kripto 'Kejang'

Aset Kripto

Pasar Kripto Masih Loyo

Kondisi pasar aset kripto hari ini perlahan bersemi, meski tak semuanya bernasib mujur. Melansir Coinmarketcap pukul 16.55 WIB, tujuh dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sejagat masih terbenam di zona merah.

Nilai Bitcoin bertengger di US$39.021,77 per keping alias turun tipis 0,53% dibanding sehari terakhir. Kemudian, nilai Ether (ETH) kini bercokol di US$2.599,67 atau turun 0,11% di waktu yang sama.

Altcoin lain yang bernasib serupa adalah Binance Coin (BNB) yang terpeleset 1,36% dalam 24 jam terakhir. Kemudian, terdapat pula Terra (LUNA), Cardano (ADA), dan Solana (SOL) yang nilainya merosot masing-masing 0,31%, 0,69%, dan 1,04% di waktu yang sama.

Dari seluruh jajaran aset kripto utama, hanya nilai XRP, Avalanche (AVAX), dan Polkadot (DOT) yang tumbuh masing-masing 0,83%, 2,4%, dan 4,32% dibanding sehari sebelumnya.

Sentimen Kripto Hari Ini

Meski pasar aset kripto memerah pada sore hari ini, namun beberapa analis meyakini bahwa pelaku pasar tengah memasuki fase akumulasi. Hal ini tercermin dari rendahnya persentase penurunan nilai beberapa aset kripto, bahkan sebagian di antaranya sudah kembali melaju ke zona hijau.

Kendati demikian, sentimen pasar sejatinya masih belum sepenuhnya cerah. Nah, salah satu sentimen yang masih menjadi perhatian investor adalah kebijakan bank sentral Eropa untuk menyetop pembelian obligasi pada September mendatang.

Jika semakin banyak bank sentral bersikap hawkish, maka masing-masing pelaku pasar tentu akan mengantisipasi langkah pelaku pasar lainnya yang nampaknya bakal keluar dari pasar aset spekulatif. Akibatnya, aksi jual berjamaah di pasar kripto akan susah dibendung.

Meski pasar kripto belum sepenuhnya pulih, terdapat satu aset kripto yang manggung pada hari ini yakni Stacks (STX). Betapa tidak, nilainya meroket 29,98% dalam sehari terakhir!

Nilai STX semakin cemerlang setelah pembesutnya, jaringan Stacks, mengumumkan telah patungan dengan OKCoin sebesar US$165 juta untuk mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) di jaringan Bitcoin.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang.

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES