Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNew

arrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

NEWS_TITLE

Cicil Emas vs Dollar Cost Averaging

Cicil Emas vs Dollar Cost Averaging

21 Jul 2023, 9:11 AM·READING_TIME
Kategori
cicil emas

Memahami perbedaan cicil emas dan dollar cost averaging dalam investasi emas dan saham. Temukan strategi yang paling sesuai untuk kamu dalam artikel ini.

Berinvestasi, baik itu dalam bentuk emas atau saham, kini bukan lagi menjadi barang asing bagi masyarakat Indonesia. Baik emas maupun saham memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada dua strategi investasi yang kerap ditemui, yaitu cicil emas dan dollar cost averaging. Lalu, bagaimana memilih strategi yang tepat?

Cicil Emas: Memudahkanmu Investasi Emas

Cicil emas adalah cara membeli emas dengan sistem angsuran. Dengan kata lain, kamu tidak perlu merogoh kocek dalam jumlah besar untuk memiliki emas, cukup bayar dalam jangka waktu tertentu hingga lunas.

Contohnya, kamu ingin membeli emas seberat 10 gram dengan harga per gram Rp800.000, maka kamu perlu membayar Rp8.000.000. Namun, dengan cicil emas, kamu dapat membayar dalam jangka waktu 10 bulan dengan nominal Rp800.000 per bulan.

Cicil emas menawarkan keuntungan berupa terjangkaunya emas sebagai investasi. Namun, perlu diingat bahwa emas belum sepenuhnya milikmu sampai cicilan lunas. Jika harga emas naik drastis, kamu masih perlu membayar dengan harga awal, namun jika harga emas turun, kamu tidak bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Baca juga: Manfaat Investasi Emas Saat Resesi

Dollar Cost Averaging, Mengurangi Risiko Fluktuasi Harga

Dollar cost averaging (DCA) adalah strategi investasi dengan cara membeli aset secara berkala dalam jumlah tetap, tanpa mempedulikan naik turunnya harga aset tersebut.

Misalnya, kamu menetapkan untuk membeli emas atau saham seharga Rp1.000.000 setiap bulan. Jika harga emas atau saham bulan ini Rp800.000 per unit, kamu akan mendapatkan lebih dari satu unit. Namun, bulan depan jika harga naik menjadi Rp1.000.000 per unit, kamu hanya mendapatkan satu unit. Dengan cara ini, kamu bisa mengurangi risiko fluktuasi harga.

DCA memudahkanmu dalam berinvestasi tanpa perlu terlalu khawatir dengan fluktuasi harga dan lebih fokus pada investasi jangka panjang. Namun, DCA membutuhkan disiplin tinggi dalam berinvestasi.

Cicil Emas vs Dollar Cost Averaging: Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan ini. Semua kembali lagi pada situasi dan kebutuhanmu. Jika kamu memiliki dana terbatas dan ingin memiliki emas dalam jumlah tertentu, cicil emas bisa menjadi pilihan. Sementara, jika danamu berlebih dan ingin berinvestasi jangka panjang baik pada emas atau saham, DCA bisa menjadi strategi yang baik.

Sebagai analis data, kamu tentu paham betapa pentingnya data dan tren dalam membuat keputusan. Sama halnya dengan berinvestasi, baik cicil emas atau DCA, membutuhkan pemahaman data dan tren harga emas atau saham.

Baca juga: Trading atau Investasi, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Tips Investasi Emas untuk Pemula

Berikut adalah beberapa tips untukmu yang baru memulai investasi emas:

  1. Pahami Tujuan Investasimu: Tujuan investasi akan menentukan strategi yang kamu gunakan. Apakah tujuanmu adalah investasi jangka panjang atau memiliki emas dalam jumlah tertentu dalam waktu dekat?
  2. Lakukan Monitoring Harga Emas: Pantau pergerakan harga emas secara berkala. Hal ini akan membantumu dalam memahami trend dan membuat keputusan investasi yang tepat.
  3. Disiplin dan Konsisten: Baik dalam cicil emas atau DCA, konsistensi sangat penting. Jangan sampai kamu melewatkan pembayaran atau pembelian yang telah kamu rencanakan.

Investasi emas mungkin terdengar rumit, tapi sejatinya tidak. Dengan pemahaman yang tepat dan strategi yang jitu, kamu bisa memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir risiko. Ingat, investasi adalah perjalanan jangka panjang, bukan lari cepat. Jadi, tetap tenang, bijak, dan selalu berinvestasi!

Baca juga: Investasi Dana Pendidikan: Kenapa Emas Bisa Jadi Pilihan?

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1