Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Apa Itu ChatGPT? Definisi, Cara Kerja, dan Fitur Terbarunya
shareIcon

Apa Itu ChatGPT? Definisi, Cara Kerja, dan Fitur Terbarunya

13 Jul 2023, 12:28 PM
·
Waktu baca: 7 menit
shareIcon
Ilustrasi antarmuka ChatGPT - Apa Itu ChatGPT? Definisi, Cara Kerja, dan Fitur Terbarunya
Jawaban Singkat:ChatGPT adalah chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) buatan OpenAI yang bisa menjawab pertanyaan, menulis teks, dan membantu coding lewat percakapan teks.Per Juni 2026, ChatGPT tercatat memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan secara global (Reuters/Sensor Tower, Juni 2026).Tersedia versi gratis dan berlangganan (Go, Plus, Pro) dengan model AI generasi terbaru, GPT-5.6, yang dirilis OpenAI pada Juli 2026.

Apa Itu ChatGPT?

ChatGPT adalah aplikasi chatbot berbasis teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dikembangkan dan dirilis oleh perusahaan riset OpenAI pada November 2022. Lewat aplikasi ini, pengguna bisa berdialog dan memberi instruksi melalui teks kepada sistem AI untuk menyelesaikan berbagai jenis pekerjaan.

Secara sederhana, hanya bermodalkan mengetik atau chatting, pengguna dapat meminta ChatGPT untuk menjawab pertanyaan, menyusun tulisan, membuat draf email, cerita pendek, hingga kode pemrograman. Sejak dirilis, aplikasi ini langsung menarik perhatian luas karena dianggap bisa memudahkan berbagai pekerjaan manusia sehari-hari, mulai dari menyusun rencana olahraga, jadwal harian, sampai membantu penganggaran pribadi.

Awalnya, OpenAI membuka seluruh akses ChatGPT secara gratis. Selain untuk memperkenalkan teknologi chatbot ke masyarakat luas, periode uji coba itu juga dipakai untuk memperkaya data yang melatih model AI di baliknya. OpenAI kemudian mulai memonetisasi ChatGPT lewat paket berlangganan sejak Februari 2023, dan kini menawarkan beberapa tingkatan paket dengan kemampuan yang berbeda-beda (dibahas lebih lanjut di bagian harga).

Menariknya, ChatGPT bisa "belajar" dari umpan balik pengguna dalam satu sesi percakapan. Jika hasil kerjanya kurang sesuai, Sobat Cuan bisa memberikan contoh atau koreksi lewat chat, dan ChatGPT akan menyesuaikan jawabannya berikutnya berdasarkan konteks tersebut.

Bagaimana Cara Kerja ChatGPT?

ChatGPT sejatinya adalah aplikasi chatbot, yaitu program yang mensimulasikan percakapan manusia lewat teks maupun suara. Teknologi chatbot sendiri bukan hal baru — banyak platform e-commerce dan layanan keuangan sudah lama memakainya sebagai asisten virtual untuk customer service.

Yang membedakan ChatGPT adalah kemampuannya menghasilkan percakapan yang jauh lebih natural, berkat arsitektur bahasa bernama GPT (Generative Pre-trained Transformer). GPT adalah jenis model bahasa besar (large language model) yang dilatih menggunakan data teks dalam jumlah sangat besar dari internet, buku, dan sumber lain yang telah diproses OpenAI.

Setelah tahap pelatihan awal, model bahasa ini kemudian disempurnakan lewat metode yang disebut Reinforcement Learning from Human Feedback (RLHF) — yaitu proses di mana evaluator manusia memberi umpan balik berulang kali atas jawaban yang dihasilkan model, sehingga responsnya makin relevan dan sesuai instruksi. Proses inilah yang membuat ChatGPT mampu mengakui kesalahan, menjawab pertanyaan lanjutan yang berkaitan dengan percakapan sebelumnya, dan mengoreksi diri saat penggunanya menunjukkan kekeliruan.

Sejak generasi awal GPT-3.5 yang dipakai saat peluncuran 2022, OpenAI terus merilis model-model baru. Per pertengahan 2026, model default ChatGPT adalah keluarga GPT-5.6 — yang dirilis OpenAI pada 9 Juli 2026 dan terbagi ke dalam tiga varian: Sol (untuk tugas berat dan kompleks), Terra (varian seimbang untuk pemakaian umum), dan Luna (varian dasar/entry-level yang tersedia di paket gratis) (OpenAI, Juli 2026). Model-model terbaru ini juga sudah bisa mengakses informasi internet secara langsung pada paket berbayar, berbeda dari versi-versi awal yang basis datanya terbatas pada periode pelatihan tertentu.

Apa Saja Keunggulan ChatGPT?

Salah satu faktor yang membuat ChatGPT unggul dibanding chatbot lain adalah kombinasi model bahasa GPT dan metode pelatihan RLHF. Kombinasi ini membuat ChatGPT bisa merespons percakapan secara lebih humanis dan kontekstual dibanding chatbot berbasis skrip biasa.

Beberapa keunggulan utama ChatGPT antara lain:

  • Respons kontekstual — ChatGPT mengingat alur percakapan dalam satu sesi, sehingga bisa menjawab pertanyaan lanjutan tanpa perlu mengulang konteks dari awal.
  • Serbaguna — bisa dipakai untuk menulis, meringkas, menerjemahkan, menganalisis data sederhana, sampai membuat kode pemrograman dasar.
  • Bisa diakses lewat berbagai perangkat — tersedia di web, aplikasi mobile (iOS dan Android), hingga terintegrasi di beberapa produk pihak ketiga.
  • Terus diperbarui — OpenAI merilis model baru secara berkala dengan peningkatan akurasi dan pengurangan kesalahan faktual dibanding versi sebelumnya (OpenAI, Mei 2026).

Teknologi inilah yang menarik perhatian publik secara luas karena dianggap sebagai bukti nyata bahwa AI sudah semakin mendekati cara berpikir manusia dalam berkomunikasi — meski, seperti dibahas di bagian berikutnya, kemampuan ini tetap punya batasan yang perlu dipahami penggunanya.

Apa Risiko dan Keterbatasan ChatGPT yang Perlu Diketahui?

Di balik berbagai kemudahannya, ChatGPT juga punya sejumlah keterbatasan yang penting untuk dipahami sebelum mengandalkannya sepenuhnya:

  • Berpotensi memberikan jawaban yang keliru (halusinasi AI) — ChatGPT bisa menyusun kalimat yang terdengar meyakinkan namun secara faktual salah, terutama untuk topik yang sangat spesifik, teknis, atau berisiko tinggi seperti hukum, kesehatan, dan keuangan. OpenAI sendiri mencatat model terbarunya masih bisa menghasilkan klaim yang tidak akurat, meski persentasenya terus ditekan lewat pembaruan model (OpenAI, Mei 2026).
  • Privasi data percakapan — sebagian data percakapan pengguna berpotensi dipakai untuk melatih model, kecuali pengguna menonaktifkan pengaturan tersebut lewat menu privasi di akun masing-masing.
  • Risiko ketergantungan berlebihan — mengandalkan ChatGPT tanpa verifikasi ulang bisa mengurangi kebiasaan berpikir kritis, terutama untuk keputusan penting seperti pekerjaan, akademik, atau keuangan.
  • Bukan pengganti nasihat profesional — untuk keputusan hukum, medis, maupun keuangan, jawaban ChatGPT sebaiknya tetap diverifikasi ke sumber atau ahli yang kompeten di bidangnya.

Karena itu, gunakan ChatGPT sebagai alat bantu untuk mempercepat pekerjaan, bukan sebagai sumber kebenaran tunggal yang bebas dari verifikasi ulang.

Berapa Harga ChatGPT? Ini Daftar Paket Berlangganannya

OpenAI menawarkan beberapa tingkatan akses ChatGPT dengan harga dan kapasitas berbeda. Berdasarkan halaman resmi OpenAI Help Center (per Agustus 2026), berikut gambaran umumnya:

  • Free — gratis, akses model Luna (varian dasar dari GPT-5.6) dengan batasan jumlah chat, unggahan file, dan pembuatan gambar.
  • Go — sekitar US$8 (±Rp142.000) per bulan, kuota penggunaan lebih besar dibanding paket gratis.
  • Plus — US$20 (±Rp354.000, mengacu kurs sekitar Rp17.722/US$ per Agustus 2026) per bulan, dengan akses model yang lebih canggih, fitur Deep Research, dan kuota pesan jauh lebih besar.
  • Pro — mulai dari US$200 per bulan, ditujukan untuk kebutuhan profesional dengan kuota nyaris tanpa batas dan akses prioritas ke model tercanggih.

OpenAI mengklaim paket berbayar memberikan pengalaman yang lebih baik lewat akses lebih cepat, kuota pertanyaan beruntun yang lebih banyak, dan akses prioritas setiap kali ChatGPT memperbarui modelnya. Nominal di atas bisa berubah sewaktu-waktu dan mengikuti kurs saat transaksi, jadi selalu cek halaman resmi OpenAI untuk harga terkini sebelum berlangganan.

Bagaimana Cara Mengakses ChatGPT?

OpenAI memiliki misi membuka akses teknologi AI secara luas, sehingga ChatGPT masih bisa diakses gratis lewat situs resminya maupun diunduh dari App Store dan Play Store. Opsi gratis ini tetap tersedia meski dengan sejumlah batasan dibanding paket berbayar.

Untuk mulai menggunakannya, pengguna hanya perlu membuat akun menggunakan email atau akun Google, lalu langsung bisa memberikan instruksi lewat kolom chat. Bagi yang menginginkan kuota lebih besar dan akses ke model generasi terbaru, tersedia opsi upgrade ke salah satu paket berlangganan yang dijelaskan pada bagian sebelumnya.

Apa Saja Contoh Pekerjaan yang Bisa Dibantu ChatGPT?

Setelah membuat akun, apa saja yang sebenarnya bisa dilakukan lewat ChatGPT? Berikut beberapa contoh pemanfaatan yang umum dilakukan penggunanya:

1. Membuat Daftar Tugas Harian

ChatGPT bisa diminta menyusun daftar pekerjaan harian, misalnya daftar belanja bulanan agar tidak ada yang terlewat, atau menyusun jadwal kegiatan untuk menunjang produktivitas sehari-hari.

2. Menyusun Tulisan

ChatGPT dapat membantu menyusun tulisan panjang seperti esai, surat lamaran kerja, email profesional, hingga draf surat pengunduran diri. Semakin detail instruksi dan contoh yang diberikan, semakin akurat hasil tulisannya.

3. Membuat Kode Pemrograman (Coding)

ChatGPT bisa membantu menyusun maupun men-debug potongan kode sederhana. Meski begitu, hasil coding dari AI tetap perlu diuji dan diperiksa ulang oleh manusia, terutama untuk proyek yang kompleks atau berskala besar.

4. Merangkum dan Menerjemahkan Informasi

ChatGPT juga sering dipakai untuk meringkas dokumen panjang menjadi poin-poin utama, atau menerjemahkan teks antarbahasa dengan cepat sebagai draf awal sebelum diperiksa ulang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar ChatGPT

Apakah ChatGPT Bisa Berbahasa Indonesia?

Bisa. ChatGPT mendukung puluhan bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, sehingga pengguna bisa memberi instruksi dan menerima jawaban dalam Bahasa Indonesia tanpa perlu pengaturan tambahan.

Apa Bedanya ChatGPT dengan Mesin Pencari?

Mesin pencari seperti Google menampilkan daftar tautan sumber untuk dibaca sendiri oleh pengguna, sedangkan ChatGPT langsung menyusun jawaban dalam bentuk percakapan berdasarkan data yang dipelajarinya. Karena itu, jawaban ChatGPT perlu tetap diverifikasi ke sumber aslinya, terutama untuk informasi terkini atau data yang sangat spesifik.

Apakah Jawaban ChatGPT Selalu Akurat?

Tidak selalu. Seperti dijelaskan pada bagian risiko, ChatGPT berpotensi menghasilkan jawaban yang terdengar meyakinkan namun keliru secara faktual (halusinasi AI). Selalu verifikasi ulang informasi penting, terutama yang berkaitan dengan data keuangan, hukum, atau kesehatan.

Apakah Percakapan di ChatGPT Digunakan untuk Melatih Model AI?

Secara default, sebagian data percakapan berpotensi dipakai OpenAI untuk melatih model selanjutnya. Pengguna bisa menonaktifkan opsi ini lewat pengaturan privasi di akun masing-masing apabila tidak ingin percakapannya dipakai untuk keperluan pelatihan model.

Berapa Banyak Pengguna ChatGPT Saat Ini?

Berdasarkan data Reuters yang mengutip Sensor Tower, ChatGPT tercatat melewati 1 miliar pengguna aktif bulanan (monthly active users) secara global pada Juni 2026, menjadikannya salah satu aplikasi konsumen dengan pertumbuhan tercepat sepanjang sejarah. Sebelumnya, OpenAI melaporkan angka pengguna aktif mingguan (weekly active users) sudah menembus 900 juta pada Februari 2026.

Eksplorasi Peluang Investasi di Era AI Bersama Pluang

Booming teknologi AI seperti ChatGPT turut mendorong minat investor terhadap saham-saham perusahaan teknologi yang terlibat dalam pengembangan AI, mulai dari pengembang model bahasa besar hingga produsen chip yang menopang infrastrukturnya. Sobat Cuan yang tertarik mengikuti tren ini bisa mulai eksplorasi Saham AS lewat aplikasi Pluang, di samping ratusan pilihan aset cryptoemas, dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000.

Download aplikasi Pluang sekarang dan mulai diversifikasi portofolio investasimu dalam satu genggaman. Ingat, investasi di pasar modal maupun aset digital selalu mengandung risiko, jadi kenali dulu profil risiko dan produk yang kamu pilih sebelum mulai berinvestasi.

Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Segala keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca sepenuhnya.

Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Sumber: OpenAI — GPT-5.6 (Juli 2026)OpenAI — GPT-5.5 Instant (Mei 2026)Reuters — ChatGPT App Hits 1 Billion Monthly Active Users (2 Juni 2026)OpenAI — ChatGPT Pricing

Ditulis oleh
channel logo
Fathia Nurul Haq
Right baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1