Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Penjelasan Stop-Limit Order di Platform Web Trading Pluang

Stop-limit order di platform web trading Pluang adalah order kondisional dua bagian yang hanya aktif saat harga mencapai level pemicu ("stop price"), lalu menempatkan limit order di harga yang kamu tentukan ("limit price") — memberimu kontrol atas harga maksimum yang kamu bayar atau harga minimum yang kamu terima. Order ini menggabungkan logika aktivasi stop order dengan kontrol harga limit order. Stop-limit order tidak tersedia untuk saham Indonesia.


  • Dua harga, satu order. Stop-limit order memiliki dua komponen: stop price (pemicu yang mengaktifkan order) dan limit price (harga terburuk di mana order akan dieksekusi). Misalnya, jika kamu ingin membeli aset hanya jika momentum terkonfirmasi di atas 50.000, kamu bisa menetapkan stop price 50.000 dan limit price 50.200 — order aktif di 50.000 dan hanya terisi di 50.200 atau lebih rendah.
  • Perbedaan dari stop-market order. Stop-market order dipicu di stop price lalu dikirim untuk dieksekusi di harga pasar apa pun yang tersedia, yang bisa mengakibatkan slippage di pasar yang bergerak cepat — baik harga maupun eksekusinya tidak dijamin. Stop-limit order memberimu kepastian harga, tetapi ada risiko order tidak terisi jika harga bergerak terlalu cepat melewati limit-mu sebelum eksekusi.
  • Penggunaan umum di platform web Pluang. Stop-limit order digunakan untuk dua tujuan utama: (1) melindungi posisi terbuka dengan menempatkan stop-limit di bawah harga entry untuk membatasi kerugian, dan (2) entry posisi saat konfirmasi breakout — menempatkan buy stop-limit di atas harga saat ini untuk masuk hanya jika harga bergerak naik secara tegas.
  • Cara mengatur stop-limit di platform web Pluang. Saat memasang order, pilih jenis order "Stop-Limit", lalu masukkan stop price dan limit price secara terpisah. Platform akan menampilkan konfirmasi jelas atas kedua nilai sebelum order disubmit. Tipe order ini tidak tersedia untuk saham Indonesia, yang hanya mendukung Market order dan Limit order di web.
  • Risiko utama: order mungkin tidak terisi. Jika harga "gap" melewati limit price-mu tanpa menyentuhnya (misalnya di pasar yang bergerak sangat cepat), order tidak akan dieksekusi. Ini adalah trade-off dibandingkan stop-market order yang tidak memakai limit price, tetapi tetap tidak menjamin eksekusi maupun harga.

Pertanyaan terkait:

Q: Apa perbedaan antara stop-limit dan stop-loss di Pluang?
Stop-loss adalah konsep umum — stop-limit order adalah salah satu cara mengimplementasikannya di platform web Pluang dengan kontrol harga; stop-market order adalah cara lain yang mengutamakan eksekusi di atas kontrol harga, meskipun eksekusi maupun harganya tidak dijamin.

Q: Bisakah saya menggunakan stop-limit order untuk entry saat breakout di platform web Pluang?
Ya — menempatkan buy stop-limit order di atas harga saat ini memungkinkan entry otomatis jika aset breakout ke atas, tanpa perlu memantau grafik secara manual.

Q: Apa yang terjadi jika stop-limit order saya tidak terisi di Pluang?
Order tetap aktif sampai terisi, kedaluwarsa, atau dibatalkan — jika harga bergerak melewati limit price-mu tanpa terisi, kamu perlu mengevaluasi ulang dan entry secara manual.