Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Bagaimana Pluang menghitung estimasi market order saham?

Market order tersedia di aplikasi Pluang maupun di platform web trading, dan karena harga eksekusinya ditentukan pasar, bukan olehmu, layar review menampilkan estimasi, bukan total pasti. Untuk pembelian, Pluang menghitung estimasi itu dari harga ARA saham tersebut — harga tertinggi yang secara sah boleh diperdagangkan hari itu — dengan rumus harga ARA × lot × 100, ditambah biaya dan pajak. Rumus ini sengaja menghasilkan biaya maksimum yang mungkin dikeluarkan order tersebut, itulah sebabnya estimasi beli terbaca lebih tinggi dari harga live. Untuk penjualan, layar review juga menampilkan estimasi hasil penjualanmu, bukan jumlah yang dijamin, dan angka yang tampil di sanalah acuannya. Pada keduanya, estimasi adalah batas, bukan ramalan — jumlah yang akhirnya kamu bayar atau terima dihitung dari harga tempat order kamu benar-benar tercocokkan.


Rumus untuk pembelian:

SisiRumusInput harganya apaEfek pada angka yang tampil
Beliharga ARA × lot × 100 + biaya dan pajakBatas harga atas hari ituEstimasi terbaca lebih tinggi dari harga live

Angka × 100 adalah ukuran lot — satu lot saham Indonesia adalah 100 lembar, standar BEI yang berlaku untuk semua tipe order.

Contoh perhitungan pembelian. Sebuah saham diperdagangkan di Rp62 dan ARA hari itu Rp76. Untuk pembelian 1 lot:

  • Estimasi = Rp76 × 1 × 100 = Rp7.600, ditambah biaya dan pajak
  • Kalau order benar-benar tercocokkan di Rp62, biaya sebenarnya adalah Rp6.200 ditambah biaya
  • Selisihnya dikembalikan ke dompetmu

Di sisi penjualan. Market sell juga menampilkan estimasi, bukan angka pasti, dengan alasan yang sama: harganya ditentukan pasar pada saat order tercocokkan. Yang benar-benar kamu terima dihitung dari harga tempat order kamu terisi, yang bisa lebih besar atau lebih kecil dari yang ditunjukkan estimasi. Baca estimasi di layar review sebagai indikasi, dan detail order setelah tercocokkan sebagai angka sebenarnya.

Dari mana angka ARA berasal. Angka ini ditetapkan Bursa Efek Indonesia, bukan Pluang, dan berbeda-beda menurut pita harga saham. Sesuai aturan BEI yang berlaku sejak 8 April 2025:

Acuan hargaARA (atas)ARB (bawah)
Rp50 – Rp20035%15%
Rp200 – Rp5.00025%15%
Di atas Rp5.00020%15%

Biaya dihitung dari nilai transaksi sebenarnya, bukan dari estimasi. Tarif all-in adalah 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual, sudah termasuk pajak dan biaya pihak ketiga — dikenakan atas apa yang benar-benar kamu transaksikan.


Pertanyaan terkait:

Q: Kenapa Pluang memakai batas harian, bukan harga live, untuk estimasi pembelian?
Karena market order menerima harga berapa pun, Pluang tidak bisa tahu lebih dulu berapa biayanya. ARA hari itu adalah satu-satunya angka yang dijamin mencukupi, sebab tidak ada transaksi yang bisa tereksekusi di atasnya pada hari tersebut. Menahan jumlah itu berarti order tidak akan pernah gagal hanya karena dana yang ditahan terlalu sedikit — hal yang paling penting justru pada saham bergerak cepat, saat orang memilih market order.

Q: Apakah biaya dan pajak dikenakan atas jumlah estimasi atau jumlah sebenarnya?
Atas jumlah sebenarnya. Estimasi sudah memuat komponen biaya agar angka yang kamu lihat lengkap, tapi yang akhirnya dikenakan dihitung dari nilai riil saham yang kamu terima. Kalau order terisi di bawah estimasi, biaya saham dan biaya transaksinya turun secara proporsional, dan seluruh selisihnya kembali ke dompetmu.

Q: Apakah estimasi market order berubah saat saya sedang melihat layar review?
Estimasi dibuat saat layar review dihasilkan. Karena ARA dan ARB tetap sepanjang hari perdagangan dan tidak bergerak tick demi tick, estimasi pembelian tidak berfluktuasi seperti harga live. Kalau Pluang sama sekali tidak bisa menghasilkan estimasi, tombol konfirmasi diblokir dan error ditampilkan, alih-alih mengirim order tanpa estimasi.

Q: Apakah limit order juga punya estimasi?
Tidak — limit order tidak membutuhkannya. Karena kamu sendiri yang menentukan harga, Pluang bisa menghitung total persisnya sebelum kamu konfirmasi: harga kamu × lot × 100, ditambah atau dikurangi biaya. Estimasi hanya ada untuk market order, justru karena harganya belum diketahui sampai order sampai di bursa. Kamu akan melihat estimasi di mana pun kamu memasang market order, sebab market order tersedia di aplikasi maupun di web.