Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Kenapa Saldo Yang Dapat Ditarik Saya Lebih Kecil dari Jumlah Top Up?

Ini biasanya terjadi karena sebagian dari top up kamu terserap untuk menutup kekurangan Margin Level yang sudah ada. Saldo Yang Dapat Ditarik bukan sekadar dana yang terakhir kamu setorkan — angkanya adalah Min(Saldo, Ekuitas) − Total Margin Terpakai. Kalau sebelum top up Margin Level kamu berada di bawah 100%, umumnya karena posisi leverage terbuka sedang menanggung kerugian yang belum terealisasi, sebagian dana yang masuk dipakai lebih dulu untuk mengembalikan Margin Level ke angka genap 100%. Hanya sisa di luar itu yang bisa ditarik. Begitu Margin Level kamu mencapai 100%, sisa dananya tetap bisa ditarik kapan pun. Jadi selisih yang kamu lihat bukan biaya dan bukan penahanan dana — itu rumus yang mengakui bahwa sebagian dana barumu kini menopang posisi yang sebelumnya kekurangan margin.


  • Penyebab umumnya: Margin Level kamu berada di bawah 100% sebelum top up, sehingga sebagian dana baru memulihkannya lebih dulu.
  • Kenapa bisa begitu: Posisi leverage terbuka yang menanggung kerugian belum terealisasi menarik Ekuitas, dan karenanya Margin Level, ke bawah.
  • Rumus yang bekerja: Saldo Yang Dapat Ditarik = Min(Saldo, Ekuitas) − Total Margin Terpakai, bukan sekadar setoran terakhirmu.
  • Yang bisa ditarik: Hanya jumlah yang tersisa setelah Margin Level dipulihkan ke 100%.
  • Setelah mencapai 100%: Sisa dana di luar titik itu tetap bisa ditarik kapan pun.
  • Bukan biaya atau penahanan: Tidak ada yang dipotong atau dibekukan — dananya sedang menopang posisi yang sebelumnya kekurangan margin.
  • Kalau kamu sedang margin call: Saldo Yang Dapat Ditarik menunjukkan $0 sampai Margin Level pulih, berapa pun besar top up-nya.

Pertanyaan terkait:

Q: Jadi sisa top up saya sebenarnya ke mana?
Tidak ke mana-mana — dananya masih ada di dompet USD Margin kamu. Dana itu hanya dihitung untuk memulihkan Margin Level, bukan mengendap sebagai kas bebas yang bisa ditarik. Saldo kamu memang naik sebesar seluruh nilai top up. Yang tidak ikut naik sebesar itu adalah Saldo Yang Dapat Ditarik, karena rumusnya mengurangkan margin yang dibutuhkan posisi terbukamu lebih dulu. Selisih itu tetap menjadi milikmu dan akan muncul kembali begitu marginnya tidak lagi dibutuhkan.

Q: Bagaimana kerugian belum terealisasi menyebabkan hal ini?
Ekuitas adalah Saldo ditambah untung rugi belum terealisasi. Saat posisi leverage terbukamu sedang turun, Ekuitas jatuh di bawah Saldo, dan Margin Level — yaitu Ekuitas dibagi margin yang terpakai — ikut turun. Kalau rasio itu sudah di bawah 100%, dana baru lebih dulu menutup selisihnya. Baru setelah rasionya kembali ke 100%, dana tambahan menjadi bisa ditarik. Semakin dalam kerugian belum terealisasinya, semakin besar bagian top up yang terserap lebih dulu.

Q: Apakah sisanya kembali kalau posisi saya membaik?
Ya. Tidak ada yang habis secara permanen. Kalau kerugian belum terealisasi pada posisi terbukamu menyusut, Ekuitas naik, Margin Level membaik, dan Saldo Yang Dapat Ditarik ikut bertambah mengikuti rumus yang sama. Menutup posisi yang merugi memberi efek serupa, karena tindakan itu menghapus kerugian belum terealisasi sekaligus melepas margin yang ditahan posisi tersebut. Kedua jalur ini memulihkan aksesmu tanpa ada dana yang hilang atau terpotong.

Q: Apakah ini berbeda dengan kondisi margin call?
Bisa keduanya. Kalau Margin Level kamu berada di antara 70% dan 99%, kamu resmi sedang margin call dan Saldo Yang Dapat Ditarik langsung $0. Kalau Margin Level kamu sudah di 100% atau sedikit di atasnya, kamu tidak sedang margin call, tetapi sebagian besar dana masih terikat sebagai margin — sehingga yang bisa ditarik kecil, bukan nol. Membedakan keduanya penting, karena penanganannya berbeda meski gejalanya terasa mirip.