Seperti Apa Simulasi Portofolio USD Margin di Pluang?
Simulasi adalah cara paling jelas untuk melihat bagaimana metrik USD Margin bergerak bersama. Ambil contoh pengguna yang melakukan top up $100 ke USD Margin lalu membeli 2 saham seharga $100 per saham dengan leverage 2x. Saldo menjadi $100, Ekuitas juga $100 karena belum ada untung atau rugi belum terealisasi, Position Margin $100, Free Margin $0, dan Saldo Yang Dapat Ditarik $0 — seluruh isi dompet sedang terpakai. Kalau harga sahamnya kemudian turun ke $95, posisi itu menanggung kerugian belum terealisasi sebesar $10: Saldo tetap $100, tetapi Ekuitas turun menjadi $90 dan Free Margin menjadi minus $10. Menambah top up $100 lagi menaikkan Saldo ke $200 dan Ekuitas ke $190, sementara Position Margin tetap $100, sehingga Saldo Yang Dapat Ditarik menjadi $90 memakai rumus Min(Saldo, Ekuitas) dikurangi margin terpakai.
- Titik awal: Top up $100, beli 2 saham seharga $100 per saham dengan leverage 2x — margin terpakai $100.
- Metrik langkah 1: Saldo $100, Ekuitas $100, Position Margin $100, Free Margin $0, Saldo Yang Dapat Ditarik $0.
- Langkah 2 — harga turun ke $95: Kerugian belum terealisasi $10: Saldo tetap $100, Ekuitas turun ke $90, Free Margin menjadi −$10.
- Kenapa Saldo tidak bergerak: Saldo hanya berubah oleh setoran, penarikan, dan untung rugi terealisasi — bukan oleh pergerakan harga.
- Langkah 3 — top up $100 lagi: Saldo naik ke $200 dan Ekuitas ke $190; Position Margin tetap $100.
- Saldo Yang Dapat Ditarik hasilnya: Min($200, $190) − $100 = $90 yang tersedia untuk ditarik.
- Pelajarannya: Ekuitas mengikuti pasar secara langsung sementara Saldo tidak, dan Saldo Yang Dapat Ditarik mengikuti yang lebih rendah.
Pertanyaan terkait:
Q: Kenapa Saldo Yang Dapat Ditarik $0 di awal simulasi?
Karena seluruh isi dompet sedang terpakai. Pengguna menyetor $100 dan memakai seluruh $100 itu sebagai margin untuk posisi 2x, sehingga Position Margin sama besar dengan seluruh Saldo. Memakai rumusnya, Min($100, $100) dikurangi margin terpakai $100 tidak menyisakan apa pun. Saldo Yang Dapat Ditarik baru muncul ketika dompet menyimpan lebih banyak daripada margin yang dibutuhkan posisi terbukanya. Top up berikutnya akan langsung mulai membangun kelebihan tersebut.
Q: Kenapa Ekuitas turun tetapi Saldo tetap?
Keduanya mengukur hal berbeda. Saldo adalah Setoran Bersih ditambah untung rugi terealisasi setelah biaya, sehingga hanya bergerak saat dana masuk atau keluar, atau saat posisi benar-benar ditutup. Ekuitas adalah Saldo ditambah untung rugi belum terealisasi, sehingga mengikuti harga pasar secara langsung. Kerugian di atas kertas $10 memangkas Ekuitas ke $90 sementara Saldo tetap $100 sampai kerugian itu direalisasikan. Perbedaan inilah yang membuat kedua angka itu jarang sama saat kamu punya posisi terbuka.
Q: Apa artinya Free Margin yang negatif di sini?
Free Margin adalah Ekuitas dikurangi margin yang terpakai, sehingga pada Ekuitas $90 terhadap Position Margin $100 angkanya menjadi minus $10. Ini menandakan nilai dompet secara langsung tidak lagi sepenuhnya menutup margin yang dibutuhkan posisi terbukanya. Kondisi inilah yang mendorong Margin Level ke bawah 100% dan menggerakkan akun mendekati wilayah margin call. Kalau harga terus turun tanpa penanganan, inilah jalur menuju margin call yang sesungguhnya.
Q: Bagaimana top up kedua menghasilkan $90 yang bisa ditarik?
Saldo naik ke $200 dan Ekuitas ke $190, karena kerugian belum terealisasi $10 masih berlaku. Position Margin tetap $100 sebab tidak ada posisi baru yang dibuka. Min($200, $190) adalah $190, dikurangi margin terpakai $100 menghasilkan $90. Perhatikan bahwa $10 dari dana baru $100 itu efektifnya terserap untuk menutup kekurangan yang sudah ada sebelumnya. Bagian yang terserap itu tidak hilang — ia kembali bisa ditarik bila posisinya pulih atau ditutup.