Apa Itu Margin Call pada Saham AS Leverage di Pluang?
Margin call adalah kondisi yang dialami dompet USD Margin kamu ketika Margin Level — yaitu Ekuitas dibagi margin yang terpakai — turun ke rentang antara 70% dan 99%. Ini tahap peringatan, bukan hukuman: kondisi ini menandakan nilai terkini dompetmu tidak lagi menutup dengan nyaman margin yang dibutuhkan posisi leverage terbukamu. Selama kamu berada di dalamnya, dua pembatasan berlaku. Kamu tidak bisa membuka posisi baru, dan Saldo Yang Dapat Ditarik kamu menjadi $0, sehingga tidak ada dana yang bisa dikeluarkan dari dompet. Kalau harga terus bergerak melawanmu dan Margin Level jatuh di bawah 30%, likuidasi paksa dimulai: Pluang menjual otomatis posisimu, dimulai dari kerugian terbesar, sampai Margin Level kembali ke 70%. Perlu dicatat, 70% masih berada di dalam wilayah margin call, sehingga akunmu belum sepenuhnya aman pada titik itu.
- Ambang margin call: Margin Level antara 70% dan 99% — Ekuitas dibagi margin yang terpakai.
- Apa yang ditandakannya: Nilai terkini dompetmu tidak lagi menutup dengan nyaman margin yang dibutuhkan posisi terbukamu.
- Pembatasan 1: Kamu tidak bisa membuka posisi leverage baru selama dalam margin call.
- Pembatasan 2: Saldo Yang Dapat Ditarik menjadi $0 — tidak ada dana yang bisa dikeluarkan dari dompet.
- Ambang likuidasi paksa: Margin Level di bawah 30% memicu penjualan otomatis.
- Bagaimana likuidasi berjalan: Pluang menjual otomatis dimulai dari kerugian terbesar, sampai Margin Level mencapai 70%.
- Setelah likuidasi: Pada sekitar 70% kamu masih di wilayah margin call, sehingga tindakan lanjutan diperlukan untuk mencapai 100%.
Pertanyaan terkait:
Q: Apa persisnya yang memicu margin call?
Margin Level kamu jatuh ke rentang 70% sampai 99%. Margin Level adalah Ekuitas dibagi margin yang terikat pada posisi dan order. Karena Ekuitas mencakup untung rugi belum terealisasi, penurunan nilai pasar posisi terbukamu menurunkan Ekuitas dan karenanya rasio tersebut. Tidak perlu tindakan apa pun darimu untuk masuk margin call — pergerakan harga saja sudah cukup. Karena itu memantau Margin Level lebih berguna daripada memantau Saldo saja.
Q: Apa yang bisa dan tidak bisa saya lakukan saat margin call?
Dua hal berhenti. Kamu tidak bisa membuka posisi leverage baru, dan Saldo Yang Dapat Ditarik kamu turun ke $0, sehingga tidak ada yang bisa ditarik dari dompet USD Margin. Yang masih bisa kamu lakukan adalah menambah dana ke dompet atau menutup posisi yang ada — dua jalan kembali ke Margin Level 100%. Posisi yang sudah ada tidak ditutupkan untukmu pada tahap ini.
Q: Apa yang terjadi kalau Margin Level saya terus turun?
Di bawah 30%, likuidasi paksa dimulai. Pluang menjual otomatis posisi leverage kamu, dimulai dari kerugian terbesar, dan berlanjut sampai Margin Level pulih ke 70%. Ini mekanisme perlindungan otomatis, bukan keputusan yang bisa dinegosiasikan, dan artinya posisi bisa ditutup pada harga yang tidak kamu pilih sendiri. Bertindak sebelum levelnya mencapai 30% adalah satu-satunya cara menjaga pilihan itu tetap di tanganmu sendiri.
Q: Apakah saya aman setelah likuidasi paksa selesai?
Belum sepenuhnya. Likuidasi berhenti begitu Margin Level mencapai sekitar 70%, yang masih merupakan batas bawah wilayah margin call, bukan level sehat 100%. Pembatasan untuk membuka posisi baru dan menarik dana tetap berlaku, dan tindakan lanjutan — menambah dana atau menutup lebih banyak posisi — masih diperlukan untuk mengembalikan akun ke kondisi sehat. Sebelum mencapai 100%, posisi baru dan penarikan dana sama-sama tetap terkunci.