Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Apa Itu Sell to Close dalam Trading Options di Pluang?

Sell to Close adalah order yang kamu gunakan untuk menutup posisi long options yang sudah ada di Pluang — kamu menjual kontrak call atau put yang sama dengan yang kamu beli sebelumnya, mengakhiri posisi tersebut dan merealisasikan hasil dari perubahan premium sejak kamu membuka posisi itu. Ini hanya berlaku untuk posisi long (kontrak yang kamu beli untuk membuka posisi); jika premium naik di atas harga belimu, order Sell to Close akan mengunci keuntungan, dan jika premium turun, order ini akan mengunci kerugian. Ini adalah kebalikan dari Buy to Close, yang digunakan untuk menutup posisi short (yang kamu jual). Kamu bisa mengajukan order Sell to Close sebagai market order atau limit order kapan saja sebelum tanggal kedaluwarsa kontrak — kamu tidak perlu menahannya sampai kedaluwarsa. Jika kamu tidak menutup posisi tersebut sendiri, Pluang akan otomatis menutup paksa (force-close) options yang masih terbuka sekitar satu jam sebelum penutupan pasar pada tanggal kedaluwarsa.


Bagaimana Sell to Close berperan dalam mengelola posisi options:

  • Sell to Close vs Buy to Close: Sell to Close menutup posisi long (kontrak yang kamu beli untuk membuka posisi); Buy to Close menutup posisi short (kontrak yang kamu jual untuk membuka posisi). Keduanya adalah tindakan berlawanan untuk posisi awal yang berlawanan.
  • Jenis order: Kamu bisa mengajukan Sell to Close sebagai market order (eksekusi langsung di harga terbaik yang tersedia) atau limit order (eksekusi hanya di harga yang kamu tentukan atau lebih baik), tergantung likuiditas kontrak tersebut di options chain.
  • Tidak ada risiko assignment: Karena Sell to Close digunakan oleh pembeli (pemegang long), order ini tidak membawa risiko assignment — assignment hanya berlaku untuk penjual (posisi short).
  • Syarat akses: Trading options di Pluang, termasuk mengajukan order Sell to Close, mengharuskan kamu menyelesaikan Global & Yield Asset Verification terlebih dahulu.
  • Kustodian: Posisi options dikelola secara kustodian oleh Atomic Vaults LLC, dengan perlindungan akun SIPC.
  • Biaya yang terkait dengan penutupan posisi, jika ada, akan ditampilkan di aplikasi sebelum kamu mengonfirmasi order — cek ketentuan terkini di aplikasi daripada berasumsi soal angka pasti.

Pertanyaan terkait:

Q: Apa beda Sell to Close dengan Buy to Close?
Sell to Close menutup posisi long — kamu menjual call atau put yang sebelumnya kamu beli untuk membuka posisi, mengakhiri eksposurmu dan merealisasikan premium saat ini sebagai hasilmu. Buy to Close melakukan sebaliknya: menutup posisi short dengan membeli kembali kontrak yang sebelumnya kamu jual untuk membuka posisi. Keduanya adalah tindakan penutupan, tapi berlaku untuk posisi awal yang berlawanan — kamu hanya bisa memakai salah satu, tergantung apakah kamu awalnya membeli atau menjual kontrak tersebut.

Q: Bisakah kamu mengajukan order Sell to Close sebelum tanggal kedaluwarsa opsi?
Ya. Kamu bisa mengajukan order Sell to Close kapan saja selama pasar untuk kontrak tersebut masih buka, sampai batas waktu hari kedaluwarsa di Pluang — kamu tidak perlu menunggu kontrak kedaluwarsa. Menutup posisi lebih awal memungkinkan kamu mengunci keuntungan atau membatasi kerugian berdasarkan premium saat ini, daripada membiarkan hasilnya bergantung pada harga underlying saat kedaluwarsa nanti.

Q: Apa yang terjadi jika kamu tidak sell to close posisi long kamu sebelum kedaluwarsa?
Kamu tidak perlu menutup posisi itu secara manual sampai detik-detik terakhir — Pluang otomatis menutup paksa (force-close) posisi options yang masih terbuka, sekitar satu jam sebelum penutupan pasar pada tanggal kedaluwarsa, bukan membiarkannya berjalan ke penyelesaian pasif secara otomatis. Untuk mengendalikan harga dan waktu keluar kamu sendiri, ajukan order Sell to Close kamu sendiri sebelum batas waktu ini, alih-alih mengandalkan penutupan otomatis.

Q: Apakah mengajukan order Sell to Close membawa risiko assignment?
Tidak. Risiko assignment berlaku untuk penjual yang memegang short call atau short put, yang bisa diwajibkan memenuhi kontrak jika pembeli di sisi lain melakukan exercise. Sell to Close digunakan oleh pembeli (pemegang long) untuk menutup posisi, sehingga tidak pernah memicu atau mengekspos kamu ke risiko assignment — risiko itu hanya berlaku di sisi short suatu kontrak, bukan sisi long yang kamu tutup.