Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Apa Itu Open Interest dalam Trading Options?

Open interest dalam trading options adalah jumlah total kontrak options yang masih terbuka untuk kombinasi strike price dan tanggal kedaluwarsa (expiry) tertentu — kontrak yang belum ditutup, dieksekusi, atau kedaluwarsa. Angka ini mencerminkan seluruh posisi options yang masih aktif dari semua trader pada kontrak tersebut di satu waktu tertentu, dan Pluang memperbarui angka ini sekali setiap hari perdagangan. Open interest berbeda dengan volume trading: volume menghitung berapa kali kontrak berpindah tangan dalam satu hari, sedangkan open interest menghitung berapa kontrak yang masih aktif setelah hari perdagangan itu berakhir. Open interest bertambah ketika ada pembeli baru dan penjual baru yang sama-sama membuka posisi baru pada kontrak yang sama, dan berkurang ketika posisi yang sudah ada ditutup, dieksekusi, atau kedaluwarsa. Secara umum, open interest yang tinggi menunjukkan partisipasi pasar yang lebih besar dan likuiditas yang lebih dalam untuk strike dan expiry tersebut, sehingga kamu lebih mudah masuk atau keluar posisi mendekati harga yang tertera — sementara open interest yang rendah biasanya berarti selisih bid-ask lebih lebar dan eksekusi order lebih lambat.


Apa yang membuat open interest berubah:

  • Bertambah — pembeli baru dan penjual baru sama-sama membuka posisi baru pada kontrak yang sama untuk pertama kalinya, sehingga posisi long baru dan short baru tercipta bersamaan.
  • Berkurang — posisi long yang sudah ada ditutup dengan posisi short yang sudah ada, atau kontrak dieksekusi (exercise), di-assign, atau kedaluwarsa.
  • Tidak berubah — pemegang posisi yang sudah ada menjual posisinya ke trader baru yang membuka posisi; satu sisi membuka sementara sisi lain menutup, sehingga open interest bersih tidak berubah.

Di mana kamu bisa melihatnya di Pluang: Open interest ditampilkan berdampingan dengan strike price, premi, dan volume trading pada options chain untuk setiap tanggal expiry, sehingga kamu bisa membandingkannya per strike sebelum melakukan order.


Pertanyaan terkait:

Q: Apa beda open interest dengan volume trading?
Volume trading menghitung setiap kontrak yang dibeli atau dijual dalam satu hari perdagangan, meskipun kontrak yang sama berpindah tangan berkali-kali, sedangkan open interest hanya menghitung kontrak yang masih terbuka setelah hari itu berakhir. Sebuah kontrak bisa memiliki volume tinggi tanpa banyak perubahan pada open interest jika sebagian besar transaksinya hanya menutup posisi yang sudah ada. Kedua angka ini saling melengkapi: volume menunjukkan seberapa aktif kontrak diperdagangkan saat ini, sementara open interest menunjukkan berapa posisi yang masih outstanding.

Q: Apakah open interest yang tinggi berarti options tersebut investasi yang bagus?
Tidak — open interest adalah indikator likuiditas, bukan sinyal profitabilitas atau arah harga. Kontrak dengan open interest tinggi berarti lebih banyak posisi yang masih terbuka, biasanya menghasilkan selisih bid-ask lebih ketat dan eksekusi order lebih mudah. Angka ini tidak menunjukkan apakah harga saham acuan akan bergerak sesuai harapan trader, dan options dengan open interest tinggi tetap bisa kedaluwarsa tanpa nilai. Baca angka ini bersama strike price, premi, dan expiry — bukan sebagai sinyal beli atau jual tersendiri.

Q: Di mana kamu bisa melihat open interest untuk kontrak options tertentu di Pluang?
Open interest ditampilkan pada layar options chain untuk setiap saham atau ETF acuan, terletak di samping strike price, premi, dan volume trading untuk setiap tanggal expiry yang tersedia. Karena open interest terikat pada satu kombinasi strike dan expiry tertentu, aset acuan yang sama bisa menunjukkan angka open interest yang sangat berbeda di antara kontrak-kontraknya. Memeriksa angka ini sebelum melakukan order membantu kamu memperkirakan seberapa likuid strike dan expiry tertentu.

Q: Mengapa open interest berubah dari hari ke hari?
Open interest berubah karena mencerminkan hasil bersih dari posisi yang dibuka dan ditutup sejak penghitungan sebelumnya. Jika lebih banyak posisi baru dibuka dibanding yang ditutup, dieksekusi, atau kedaluwarsa pada hari tertentu, open interest akan naik; jika lebih banyak posisi yang ditutup dibanding yang dibuka, open interest akan turun. Mendekati tanggal expiry, open interest untuk expiry tersebut biasanya menurun karena trader menutup posisi atau membiarkan kontrak kedaluwarsa, yang merupakan pola normal, bukan tanda peringatan tersendiri.